<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906</id><updated>2012-02-16T03:44:38.195-08:00</updated><category term='Tips'/><category term='Motivasi'/><category term='Refleksi'/><category term='Kata Bijak'/><title type='text'>Manajemen Diri          (self management)</title><subtitle type='html'>Manajemen diri merupakan pengendalian diri terhadap pikiran, ucapan, dan perbuatan yang dilakukan, sehingga mendorong pada penghindaran diri terhadap hal-hal yang tidak baik dan peningkatan perbuatan yang baik dan benar.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>47</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-1025996980612350305</id><published>2009-07-09T00:44:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T00:51:36.749-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><title type='text'>Orang Brengsek Guru Sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.bam.gov/teachers/images/image_teacher.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 188px; height: 198px;" src="http://www.bam.gov/teachers/images/image_teacher.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada ratusan staf bank sentral ini yang demikian tertarik dan tekunnya mendengar ocehan saya. Motifnya, apa lagi kalau bukan dengan niat untuk sesegera mungkin jauh dan bebas dari manusia-manusia sulit seperti keras kepala, suka menghina, menang sendiri, tidak mau kerja sama, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal presentasi, hampir semua orang bernafsu sekali untuk membuat manusia sulit jadi baik. Dalam satu hal jelas, mereka yang datang menemui saya menganggap dirinya bukan manusia sulit, dan orang lain di luar sana sebagian adalah manusia sulit. Namun, begitu mereka saya minta berdiskusi di antara mereka sendiri untuk memecahkan persoalan kontroversial, tidak sedikit yang memamerkan perilaku-perilaku manusia sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saya tunjukkan perilaku mereka; seperti keras kepala, menang sendiri, dll dan kemudian saya tanya apakah itu termasuk perilaku manusia sulit, sebagian dari mereka hanya tersenyum kecut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari sinilah, maka sering saya menganjurkan untuk membersihkan kaca mata terlebih dahulu, sebelum melihat orang lain. Dalam banyak kasus, karena kita tidak sadar dengan kotornya kaca mata maka orangpun kelihatan kotor. Dengan kata lain, sebelum menyebut orang lain sulit, yakinlah kalau bukan Anda sendiri yang sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Anda amat keras kepala, maka orang berbeda pendapat sedikit saja pun jadi sulit.Karena Anda amat mudah tersinggung, maka orang yang tersenyum sedikit saja sudah membuat Anda jadi kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pembicaraan mengenai manusia sulit hanya boleh dibicarakan dalam keadaan kaca mata bersih dan bening.Setelah itu, saya ingin mengajak Anda masuk ke dalam sebuah pemahaman tentang manusia sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meyakini bahwa setiap orang yang kita temui dalam hidup adalah guru kehidupan, maka guru terbaik kita sebenarnya adalah manusia-manusia super sulit.Terutama karena beberapa alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, manusia super sulit sedang mengajari kita dengan menunjukkan betapa menjengkelkannya mereka. Bayangkan, ketika orang-orang ramai menyatukan pendapat, ia mau menang sendiri.Tatkala orang belajar melihat dari segi positif, ia malah mencaci dan menghina orang lain. Semakin sering kita bertemu orang-orang seperti ini, sebenarnya kita sedang semakin diingatkan untuk tidak berperilaku sejelek dan sebrengsek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berterimakasih sekali ke puteri Ibu kost saya yang amat kasar dan suka menghina dulu. Sebab, dari sana saya pernah berjanji untuk tidak mengizinkan putera-puteri saya sekasar dia kelak. Sekarang, bayangan tentang anak kecil yang kasar dan suka menghina, menjadi inspirasi yang amat membantu pendidikan anak-anak di rumah. Sebab, saya pernah merasakan sendiri betapa sakit hati dan tidak enaknya dihina anak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, manusia super sulit adalah sparring partner dalam membuat kita jadi orang sabar. Sebagaimana sering saya ceritakan, badan dan jiwa ini seperti karet. Pertama ditarik melawan, namun begitu sering ditarik maka ia akan longgar juga. Dengan demikian, semakin sering kita dibuat panas kepala, mengurut-urut dada, atau menarik nafas panjang oleh manusia super sulit, itu berarti kita sedang menarik karet ini ( baca : tubuh dan jiwa ini ) menjadi lebih longgar ( sabar ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mengajar sekumpulan anak-anak muda yang tidak saja amat pintar, namun juga amat rajin mengkritik. Setiap di depan kelas saya diuji, dimaki bahkan kadang dihujat. Awalnya memang membuat tubuh ini susah tidur. Tetapi lama kelamaan, tubuh ini jadi kebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anggota keluarga yang mengenal latar belakang masa kecil saya, pernah heran dengan cara saya menangani hujatan-hujatan orang lain. Dan gurunya ya itu tadi, manusia-manusia pintar tukang hujat di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, manusia super sulit sering mendidik kita jadi pemimpin jempolan.Semakin sering dan semakin banyak kita memimpin dan dipimpin manusia sulit, ia akan menjadi Universitas Kesulitan yang mengagumkan daya kontribusinya.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Saya tidak mengecilkan peran sekolah bisnis, tetapi pengalaman memimpin dan dipimpin oleh manusia sulit, sudah terbukti membuat banyak sekali orang menjadi pemimpin jempolan. Rekan saya menjadi jauh lebih asertif setelah dipimpin lama oleh purnawirawan jendral yang amat keras dan diktator.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, disadari maupun tidak manusia sulit sedang memproduksi kita menjadi orang dewasa. Lihat saja, berhadapan dengan tukang hina tentu saja kita memaksa diri untuk tidak menghina balik. Bertemu dengan orang yang berhobi menjelekkan orang lain tentu membuat kita berefleksi, betapa tidak enaknya dihina orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;, dengan sedikit rasa dendam yang positif manusia super sulit sebenarnya sedang membuat kita jadi hebat. Di masa kecil, saya termasuk orang yang dibesarkan oleh penghina penghina saya. Sebab, hinaan mereka membuat saya lari kencang dalam belajar dan berusaha. Dan kemudian, kalau ada kesempatan saya bantu orang-orang yang menghina tadi. Dan betapa besar dan hebatnya diri ini rasanya, kalau berhasil membantu orang yang tadinya menghina kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Orang Brengsek Guru Sejati,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;oleh : Gede Prama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-1025996980612350305?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/1025996980612350305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=1025996980612350305' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1025996980612350305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1025996980612350305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2009/07/orang-brengsek-guru-sejati.html' title='Orang Brengsek Guru Sejati'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-7365740789303443229</id><published>2009-03-31T00:06:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T00:13:59.175-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Stress !!!</title><content type='html'>Bukan berat beban yang membuat kita Stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut" - Stephen Covey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?" Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun beban yang ada dipundak kita hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!!!&lt;br /&gt;Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-- &lt;br /&gt;Best Regard&lt;br /&gt;Erwin Arianto,SE&lt;br /&gt;えるウィン アリアンと&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-7365740789303443229?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/7365740789303443229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=7365740789303443229' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/7365740789303443229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/7365740789303443229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2009/03/stress.html' title='Stress !!!'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-4357863824667461838</id><published>2009-03-20T21:10:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T21:14:43.564-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Ikan Segar dan Hiu Kecil</title><content type='html'>Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Tetapi tidak banyak ikan yang tersedia di perairan yang dekat dengan Jepang dalam beberapa dekade ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk memberi makan populasi Jepang, kapal-kapal penangkap ikan bertambah lebih besar dari sebelumnya. Semakin jauh para nelayan pergi, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa hasil tangkapan itu ke daratan. Jika perjalanan pulang mencapai beberapa hari, ikan tersebut tidak segar lagi. Orang Jepang tidak menyukai rasanya. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan perikanan memasang freezer di kapal mereka. Mereka akan menangkap ikan dan langsung membekukannya di laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi semakin jauh dan lama. Namun, orang Jepang dapat merasakan perbedaan rasa antara ikan segar dan beku, dan mereka tidak menyukai ikan beku. Ikan beku harganya menjadi lebih murah. Sehingga perusahaan perikanan memasang tangki-tangki penyimpan ikan di kapal mereka. Para nelayan akan menangkap ikan dan langsung menjejalkannya ke dalam tangki hingga berdempet-dempetan. Setelah selama beberapa saat saling bertabrakan, ikan-ikan tersebut berhenti bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kelelahan dan lemas, tetapi tetap hidup. Namun, orang Jepang masih tetap dapat merasakan perbedaannya. Karena ikan tadi tidak bergerak selama berhari-hari, mereka kehilangan rasa ikan segarnya. Orang Jepang menghendaki rasa ikan segar yang lincah, bukan ikan yang lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah perusahaan perikanan Jepang mengatasi masalah ini?&lt;br /&gt;Bagaimana mereka membawa ikan dengan rasa segar ke Jepang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menjadi konsultan bagi industri perikanan, apakah yang anda rekomendasikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu anda mencapai tujuan-tujuan anda, seperti mendapatkan jodoh - memulai perusahaan yang sukses - membayar hutang-hutang anda - atau apapun, anda dapat kehilangan gairah anda. Anda tidak perlu bekerja demikian keras sehingga anda bersantai. Anda mengalami masalah yang sama dengan para pemenang lotere yang menghabiskan uang mereka, pewaris kekayaan yang tidak pernah tumbuh dewasa, dan para ibu rumah tangga jemu yang kecanduan obat-obatan resep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti masalah ikan di Jepang tadi, solusi terbaiknya sederhana. Hal ini diamati oleh L. Ron Hubbard di awal 1950-an. "Orang berkembang, anehnya, hanya dalam kondisi lingkungan yang menantang" -L. Ron Hubbard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan dari sebuah Tantangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin cerdas, tabah dan kompeten diri anda, semakin anda menikmati masalah yang rumit. Jika takarannya pas, dan anda terus menaklukan tantangan tersebut, anda akan bahagia. Anda akan memikirkan tantangan-tantangan tersebut dan merasa bersemangat. Anda tertarik untuk mencoba solusi-solusi baru. Anda senang. Anda hidup!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Ikan Jepang Tetap Segar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga agar rasa ikan tersebut tetap segar, perusahaan perikanan Jepang tetap menyimpan ikan di dalam tangki. Tetapi kini mereka memasukkan seekor ikan hiu kecil ke dalam masing-masing tangki. Memang ikan hiu memakan sedikit ikan, tetapi kebanyakan ikan sampai dalam kondisi yang sangat hidup. Ikan-ikan tersebut tertantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menghindari tantangan, melompatlah ke dalamnya dan taklukanlah. Nikmatilah permainannya. Jika tantangan anda terlalu besar atau terlalu banyak, jangan menyerah. Kegagalan jangan membuat anda lelah, sebaliknya, atur kembali strategi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukanlah lebih banyak keteguhan, pengetahuan, dan bantuan. Jika anda telah mencapai tujuan anda, rencanakanlah tujuan yang lebih besar lagi. Begitu kebutuhan pribadi atau keluarga anda terpenuhi, berpindahlah ke tujuan untuk kelompok anda, masyarakat, bahkan umat manusia. Jangan ciptakan kesuksesan dan tidur di dalamnya. Anda memiliki sumber daya, keahlian, dan kemampuan untuk membuat perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, masukkanlah seekor ikan hiu di tangki anda dan lihat seberapa jauh yang dapat anda lakukan dan capai!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-4357863824667461838?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/4357863824667461838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=4357863824667461838' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4357863824667461838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4357863824667461838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2009/03/ikan-segar-dan-hiu-kecil.html' title='Ikan Segar dan Hiu Kecil'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-2990676562789323443</id><published>2009-03-20T20:02:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T20:04:14.495-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Tutup Toples</title><content type='html'>Jika anda memasukkan sekumpulan belalang kecil kedalam toples yang ditutup plastik, belalang-belalang itu akan melompat-lompat keatas dan menabrak tutupnya berulang-ulang.&lt;br /&gt;Setelah didiamkan beberapa lama, belalang-belalang itu akan terus melompat, tapi tidak setinggi sebelumnya. belalang itu mulai melompat agar tidak menabrak tutup plastik toples tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal itu telah terjadi sekalipun kita membuka tutup plastik toples, tidak akan ada belalang yang melompat keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belalang itu tidak melompat keluar bukan karena tidak sanggup, tapi karena mereka terkondisikan untuk melompat hanya setinggi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia mengalami hal yang sama. Kita memulai kehidupan ini dengan menulis buku, mendaki gunung, memecahkan rekor atau menyumbangkan sesuatu. Pada awalnya, mimpi dan ambisi itu tak ada batasnya. Tetapi sepanjang kehidupan yang kita lewati, kepala kita menabrak "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tutup toples&lt;/span&gt;" dan kaki kita tersandung beberapa kali. Kondisi ini diperkuat dengan komentar-komentar negatif yang kita serap pada lingkungan. Yang membuat kita mengondisikan diri sendiri untuk "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tidak melompat terlalu tinggi&lt;/span&gt;". Bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita telah dikondisikan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bersama-sama merefleksikan hidup dan diri kita, apakah selama ini kita sudah memberikan lompatan yang paling tinggi yang bisa kita lakukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pribadi-pribadi sukses&lt;/span&gt; adalah orang-orang yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;terus melompat sekuat tenaga&lt;/span&gt; mereka, kendatipun terantuk batas. Sehingga jika saatnya "tutup toples" itu dibuka, mereka yang akan melompat keluar dari toples dan menikmati kebebasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan dari Albert Einstein mensarikan tulisan ini dengan baik "&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Saya bisa mendapatkan teori itu bukan karena saya sangat jenius, tapi karena saya bergumul dengan permasalahan itu lebih lama daripada orang lain&lt;/span&gt;"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-2990676562789323443?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/2990676562789323443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=2990676562789323443' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2990676562789323443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2990676562789323443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2009/03/tutup-toples.html' title='Tutup Toples'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-662012708257888103</id><published>2009-03-03T19:35:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T19:37:10.264-08:00</updated><title type='text'>ALFABET KEBERHASILAN PRIBADI</title><content type='html'>A : Accept. Terimalah diri anda sebagaimana adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B : Believe. Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C : Care. Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D : Direct. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E : Earn. Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F : Face. Hadapi masalah dengan benar dan yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Go. Berangkatlah dari kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H : Homework. Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I : Ignore. Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J : Jealously. Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K : Keep. Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;L : Learn. Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M : Mind. Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N : Never. Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O : Observe. Amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Patience. Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q : Question. Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Respect. Hargai diri sendiri dan juga orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S : Self confidence, self esteem, self respect. Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T : Take. Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U : Understand. Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang dapat mengalahkan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V : Value. Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W : Work. Bekerja dengan giat, jangan lupa berdo’a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;X : X’tra. Usaha lebih keras membawa keberhasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Y : You. Anda dapat membuat suatu yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Z : Zero. Usaha nol membawa hasil nol pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber Buletein FS by : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://profiles.friendster.com/41098201"&gt;OpIn&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-662012708257888103?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/662012708257888103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=662012708257888103' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/662012708257888103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/662012708257888103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2009/03/alfabet-keberhasilan-pribadi.html' title='ALFABET KEBERHASILAN PRIBADI'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-584769887338200209</id><published>2008-12-10T22:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T22:48:36.744-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>CIRI-CIRI PEMIMPIN YANG BERPRINSIP</title><content type='html'>Dalam situasi bisnis sekarang ini tampaknya mudah sekali orang membenarkan cara-cara kasar demi tujuan baik. Bagi mereka, “bisnis adalah bisnis”, sedangkan “etika dan prinsip terkadang harus mengalah pada keuntungan”.Selain itu, banyak juga kita lihat para pelaku dan pemimpin bisnis yang tampak berhasil menumpuk kekayaan, namun di belakang kehidupan mereka tampak kacau dan mengenaskan. Padahal bila kita tinjau, hampir setiap minggu muncul teori manajemen baru, namun tampaknya sedikit sekali yang meninggalkan hasil yang diharapkan. Mengapa demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Stephen R. Covey, penulis buku terkenal, “Seven Habits of Highly Effective People”, dalam bukunya yang lain “Principle Centered Leadership”, hal ini disebabkan mereka tidak lagi berpegang pada prinsip dasar yang berlaku di alam ini. Padahal hukum alam, berdasarkan pada prinsip, berlaku tanpa peduli apakah kita menyadarinya atau tidak. Oleh karena itu semestinya kita meletakkan prinsip-prinsip ini di pusat kehidupan, hubungan, kontrak-kontrak manajemen dan seluruh organisasi bisnis anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Covey percaya bahwa kesuksesan kita, baik pribadi maupun organisasi, tidak dapat diraih begitu saja. Kesuksesan harus datang dari “dalam diri” dengan berdasarkan pada apa yang kita pahami dan yakini untuk menjadi prinsip yang tak tergoyahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian kepemimpinan yang berprinsip memusatkan kehidupan dan kepemimpinan kita pada prinsip-prinsip utama yang benar. Artikel ini tidak membahas apa itu prinsip menurut Covey, namun meringkas ciri-ciri pemimpin yang berprinsip. Ciri-ciri dari pemimpin yang mendasarkan tindakannya pada prinsip. Dengan demikian setidaknya kita bisa mengenal bagaimana kepemimpinan yang berpusat pada prinsip itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada delapan ciri-ciri pemimpin yang berprinsip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1–Mereka terus belajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang berprinsip menganggap hidupnya sebagai proses belajar yang tiada henti untuk mengembangkan lingkaran pengetahuan mereka. Di saat yang sama, mereka juga menyadari betapa lingkaran ketidaktahuan mereka juga membesar. Mereka terus belajar dari pengalaman. Mereka tidak segan mengikuti pelatihan, mendengarkan orang lain, bertanya, ingin tahu, meningkatkan ketrampilan dan minat baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2–Mereka berorientasi pada pelayanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang berprinsip melihat kehidupan ini sebagai misi, bukan karier. Ukuran keberhasilan mereka adalah bagaimana mereka bisa menolong dan melayani orang lain. Inti kepemimpinan yang berprinsip adalah kesediaan untuk memikul beban orang lain. Pemimpin yang tak mau memikul beban orang lain akan menemui kegagalan. Tak cukup hanya memiliki kemampuan intelektual, pemimpin harus mau menerima tanggung jawab moral, pelayanan, dan sumbangsih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3–Mereka memancarkan energi positif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisik, pemimpin yang berprinsip memiliki air muka yang menyenangkan dan bahagia. Mereka optimis, positif, bergairah, antusias, penuh harap, dan mempercayai. Mereka memancarkan energi positif yang akan mempengaruhi orang-orang di sekitarnya. Dengan energi itu mereka selalu tampil sebagai juru damai, penengah, untuk menghadapi dan membalikkan energi destruktif menjadi positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4–Mereka mempercayai orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang berprinsip mempercayai orang lain. Mereka yakin orang lain mempunyai potensi yang tak tampak. Namun tidak bereaksi secara berlebihan terhadap kelemahan-kelemahan manusiawi. Mereka tidak merasa hebat saat menemukan kelemahan orang lain. Ini membuat mereka tidak menjadi naif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5–Mereka hidup seimbang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang berprinsip bukan ekstrimis. Mereka tidak menerima atau menolak sama sekali. Meraka sadar dan penuh pertimbangan dalam tindakannya. Ini membuat diri mereka seimbang, tidak berlebihan, mampu menguasai diri, dan bijak. Sebagai gambaran, mereka tidak gila kerja, tidak fanatik, tidak menjadi budak rencana-rencana. Dengan demikian mereka jujur pada diri sendiri, mau mengakui kesalahan dan melihat keberhasilan sebagai hal yang sejalan berdampingan dengan kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6–Mereka melihat hidup sebagai sebuah petualangan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang berprinsip menikmati hidup. Mereka melihat hidup ini selalu sebagai sesuatu yang baru. Mereka siap menghadapinya karena rasa aman mereka datang dari dalam diri, bukan luar. Mereka menjadi penuh kehendak, inisiatif, kreatif, berani, dinamis, dan cerdik. Karena berpegang pada prinsip, mereka tidak mudah dipengaruhi namun fleksibel dalam menghadapi hampir semua hal. Mereka benar-benar menjalani kehidupan yang berkelimpahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7–Mereka sinergistik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang berprinsip itu sinergistik. Mereka adalah katalis perubahan. Setiap situasi yang dimasukinya selalu diupayakan menjadi lebih baik. Karena itu, mereka selalu produktif dalam cara-cara baru dan kreatif. Dalam bekerja mereka menawarkan pemecahan sinergistik, pemecahan yang memperbaiki dan memperkaya hasil, bukan sekedar kompromi dimana masing-masing pihak hanya memberi dan menerima sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8–Mereka berlatih untuk memperbarui diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang berprinsip secara teratur melatih empat dimensi kepribadian manusia: fisik, mental, emosi, dan spiritual. Mereka selalu memperbarui diri secara bertahap. Dan ini membuat diri dan karakter mereka kuat, sehat dengan keinginan untuk melayani yang sangat kuat pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber : http://sibagoes.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-584769887338200209?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/584769887338200209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=584769887338200209' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/584769887338200209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/584769887338200209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/12/ciri-ciri-pemimpin-yang-berprinsip.html' title='CIRI-CIRI PEMIMPIN YANG BERPRINSIP'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-1089905152714341903</id><published>2008-12-10T21:51:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T21:52:59.489-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Bagaimana Berkomunikasi Dengan Efektif</title><content type='html'>Bagaimana berkomunikasi dengan efektif sehingga pesan yang anda sampaikan bisa diterima dengan baik oleh si penerima pesan ? Berikut ini saya akan memberikan beberapa hal mengenai Bagaimana berkomunikasi dengan efektif, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Sebelum anda menyampaikan pesan, Berpikirlah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengapa harus berpikir? Karena kecepatan manusia berbicara lebih cepat lima kali dari kecepatannya berpikir. Sehingga sering perkataan manusia membuat orang tersinggung, kecewa, depresi dan berbagai bentuk perasaan lainnya. Oleh karena itu kita harus berpikir terlebih dahulu, sebelum berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Tahu apa yang dikatakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda harus mengetahui apa yang akan dikatakan dan mengapa mengatakannya, sebelum benar-benar mengatakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Situasi dan hadirin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sesuaikanlah apa yang kita akan katakan dengan situasi yang kita hadapi.Oleh karena itu sebelum kita berkomunikasi, sebaiknya kita mengetahui siapa yang akan di hadapi, bagaimana situasinya. Berkomunikasi dalam suatu seminar, stasiun radio, ruang terbuka, restoran, ruang tamu atau ruang kerja tidak sama. Setiap suasana akan memberikan kesan berbeda. Kita harus mempersiapkannya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang kita diminta memberi kata sambutan secara mendadak. Ini pun perlu strategi tersendiri. Hukum utama dalam komunikasi adalah ”Noworthwhile communication can take place until you gain the complete attention of your audience”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Perhatikan Nada suara dan pilihan kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa cara kita mengatakan sesuatu melalui nada suara dan pemilihan kata, benar-benar mempunyai makna yang sama seperti hal yang ingin kita sampaikan. Jangan ada maksud tersembunyi di baliknya. Nada yang lembut untuk keakraban atau nada yang keras untuk memberi perintah dan ketegasan perlu dipikirkan sebelumnya. Pilihan kata yang runtut dan komunikatif sangat penting, agar dapat diterima dengan baik oleh si penerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Bukan kata-kata saja, tetapi gerak tubuh dan tangan juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu menyadari bahwa komunikasi bukan menyangkut suara yang keluar dari mulut saja, namun tubuh kita dengan berbagai ekspresi dan gerak tangan juga melakukan komunikasi. Kebanyakan gerakan yang tidak diperlukan akan mengganggu proses komunikasi. Menatap mata dengan lawan bicara adalah syarat mutlak dalam berkomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Kebutuhan pendengar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita berkomunkasi kita perlu menyadari akan kebutuhan pendengar,sehingga pesan kita lebih mudah diingat oleh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Dapatkanlah Umpan balik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu mendapatkan umpan balik dari pendengar untuk meyakini diri kita bahwa pesan yang disampaikan dapat dimengerti dan diterima. Umpan balik ini penting untuk melakukan penegasan dalam komunikasi. Kita perlu memancing pendengar atau lawan bicara kita untuk memberikan umpan balik. Umpan balik yang negatif sekalipun, akan berguna untuk kita memperbaiki diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;8. Berpengaruh Jangka panjang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam berkomunikasi haruslah mempunyai pengaruh jangka panjang. Mungkin kita telah berhasil memberi suatu penyelesaian yang cemerlang, tetapikita perlu mengimplementasikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9. Kata dan perbuatan harus sejalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Janganlah mengatakan sesuatu apabila kita tidak memaksudkannya. Kita harus mendukung kata-kata kita dengan tindakan kita, kalau tidak pesan komunikasi tidak akan sampai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10. Menjadi pendengar yang baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah menjadi seorang pendengar yang baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-1089905152714341903?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/1089905152714341903/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=1089905152714341903' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1089905152714341903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1089905152714341903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/12/bagaimana-berkomunikasi-dengan-efektif.html' title='Bagaimana Berkomunikasi Dengan Efektif'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-5045359299682338382</id><published>2008-11-03T21:53:00.000-08:00</published><updated>2008-11-03T21:54:54.054-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Semut Dan Lalat</title><content type='html'>Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kenyang, si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik, demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang, si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan. Esok paginya, nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai. Tak jauh dari tempat itu, nampak serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Dan ketika menjumpai lalat yang tak berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan, seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada apa dengan lalat ini, Pak? Mengapa dia sekarat?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh.., itu sering terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha keluar dari pintu kaca itu. Namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semut kecil itu nampak manggut-manggut, namun masih penasaran dan bertanya lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku masih tidak mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa tidak berhasil?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih sambil berjalan dan memanggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya melanjutkan perkataannya, namun kali ini dengan mimik dan nada lebih serius,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Tidak Diketahui&lt;br /&gt;sumber: dari berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-5045359299682338382?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/5045359299682338382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=5045359299682338382' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5045359299682338382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5045359299682338382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/11/semut-dan-lalat.html' title='Semut Dan Lalat'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-4832128285437638235</id><published>2008-09-17T01:19:00.001-07:00</published><updated>2008-09-17T01:25:33.032-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><title type='text'>Kisah Karpet</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Sebuah kisah nyata...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak  laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan &amp;amp; kerapihan rumah  dapat ditanganinya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah tampak selalu rapih, bersih  &amp;amp; teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya  itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma ada satu masalah, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka  kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan  hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak  akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini  mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas saran keluarganya,  ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan  masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian,  Virginia Satir tersenyum &amp;amp; berkata kepada sang ibu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu harap  tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian  menutup matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang  bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana  perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya  yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang  dilihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun  di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan  tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang  ibu kasihi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung  menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang.  Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan  anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak  sepatu &amp;amp; kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah,  orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka  menghangatkan hati ibu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa  nyaman dengan visualisasi tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu  membuka matanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat  ibu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka  hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap  melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di  rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang  psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder &amp;amp; John Adler untuk  menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming)&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dan teknik yang  dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang'  sudut pandang kita sehingga sesuatu yang tadinya negatif dapat menjadi  positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut  pandangnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Saya BERSYUKUR;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita  hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang  lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena  itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat  mesum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena  itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Untuk Tagihan  Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji  tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan,  karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Untuk pakaian  yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. Untuk rasa  lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih  mampu bekerja keras.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang  pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9. Untuk  bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya  masih bisa terbangun, masih hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;10. Untuk dst...&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;--&lt;br /&gt;Best Regard&lt;br /&gt;Erwin Arianto,SE&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-4832128285437638235?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/4832128285437638235/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=4832128285437638235' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4832128285437638235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4832128285437638235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/09/kisah-karpet.html' title='Kisah Karpet'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-7270931892852650783</id><published>2008-09-03T02:00:00.000-07:00</published><updated>2008-09-03T02:01:30.178-07:00</updated><title type='text'>Bank Emosi</title><content type='html'>Beberapa hari liburan saya banyak beraktifitas untuk bermain dengan sahabat, menegur tetangga yang mungkin selama ini terlupakan dengan kesibukan, bersilahturahmi ke tempat kerabat dan saudara-saudara. Karena tidak bisa kita pungkiri kita adalah mahluk sosial yang memerlukan interaksi dengan sesama manusia. dan dalam agama yang saya peluk "Hablumminallah wa hablumminannas" yaitu hubungan dengan Allah jika kita  bisa berhubungan baik dengan sesama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hubungan dengan sesesama manusia ada kalanya naik dan turun, saya sebut dalam menjalin hubungan dengan manusia seperti kita melakukan transaksi dalam suatu rekening bank emosi. maksudnya adalah dalam kita membangung hubungan antar individu yang erat, diibaratknan membuka suatu rekening bank emosi pada orang lain dengan melakukan penabungan dan atau penerikan rekening pada bank tersebut berupa tindakan negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya dimaksud dengan penyetoran adalah saat kita melakukan perbuatan-perbuatan yang menambah kepercayaan dalam hubungan deangan orang lain: Seperti kita melakukan suatu kebaikan, sikap ramahtamah, menepati janji, menghormati orang lain, memberikan senyum, kesetiaan, meminta maaf jika melakukan kesalahan dan hal baik lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang saya maksud dengan penarikan adalah Perbuatan yang bisa mengikis keperyaan orang lain terhadap kita, misal ketidaksopanan, kritik negatif, ingkar janji, penghianatan, dan lainya yang menyebabkan hubungan antar kita menjadi kurang harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rekening bank emosi ini kita hanya bisa melakukan penyetoran atau menabung dengan sifat yang tulus. Bila kita menyetor atau menabung perbuatan baik dengan mengambil keuntungan dari seseorang, maka ketika yang kita inginkan adalah suatu setoran maka akan menjadi sebuah penarikan . Hal yang dapat membuat kita mengisi rekening bank emosi kepada orang lain adalah sebuah Cinta - kasih tanpa syarat yang diberikan tanpa imbalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rekening bank emosi, kita wajib melakukan penyetoran secara teratus, berbeda dengan rekening bank konvensional. dalam bank konvensional kita bisa menyimpan uang di bank dengan membuka deposito atau tabungan dan uang itu akan berkembang atau setidaknya jumlahnya kurang lebih tetap. Namun dalam rekening bank emosi jika kita tidak bisa memelihara dengan melakukan penyetoran secara teratur maka nilainya akan merosot. makanya kita perlu melakukan penyetoran secara teratur, atau kita perlu membina hubungan dengan sesama dengan baik dan teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam suatu rekening bank emosi kita terus menerus melakukan penarikan, maka hubungan kita dengan seseorang akan menjadi buruk atau defisit, sesuatu yang unik dalam mengelola bank emosi bila rekening bank kita mengalami defisist, kita tidak bisa seketika dapat menutup defisit dengan cara langsung melakukan penyetoran, bila rekening bank emosi kita pada orang lain defisit, kita harus sabar dan rutin melakukan penyetoran pada rekening bank emosi, untuk membuat saldo rekening kita menjadi plus kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyetoran dan penarikan kita pada rekening bank emosi orang lain adalah satu-satunya hal yang bisa kita kendalika dalam hubungan dengan sesama manusia. Bila kita melakukan penyetoran tang tulus dengan seseorang, kita telah menumbuhkan kondisi-kondisi yang memungkinkan kita mempengaruhinya, tetapi tidak mengendalikan seseorang. walau pun kita memiliki surplus yang besar dalam rekening bank emosi, kita tidak bisa mengendalikan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal mengisi rekening bank emosi ada lima penyetorn dan lima jenis penarikan yang terpening yang berpengaruh dalam rekening bank emosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kebaikan (+) berbanding Ketidak baikan (-)&lt;br /&gt;2. Menepati Janji (+) Berbanding Ingkar Janji (-)&lt;br /&gt;3. Memenuhi Harapan (+) berbanding membuyarkan Harapan (-)&lt;br /&gt;4. Kesetian (+) Berbanding Kemunafikan/penghianatan (-)&lt;br /&gt;5. Bersedia Meminta Maaf (+) Berbanding Sombong/Angkuh (-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui adanya bank emosi hanya berharap dapat merubah diri saya dan rekan sahabat ketimbang menuntut keadaan yang berubah demi kepentingan kita. dan dengan tindakan yang saya sebut penyetoran dan Penarikan dari bank emosi dimana kita bisa membuat hubungan kita dangan sesama menajadi lebih harmonis. Semog kita bisa menciptakan hubungan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depok, 24 maret 2008&lt;br /&gt;ErwiN Arianto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-7270931892852650783?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/7270931892852650783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=7270931892852650783' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/7270931892852650783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/7270931892852650783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/09/bank-emosi.html' title='Bank Emosi'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-993803418618203178</id><published>2008-05-28T04:17:00.001-07:00</published><updated>2008-08-23T10:58:59.960-07:00</updated><title type='text'>Do it Now !</title><content type='html'>Entah kenapa hari ini saya teringat dengan salah seorang saudara saya. Dia adalah seorang bapak yang hidup sederhana dan sangat menyayangi keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari-hari dia bekerja sebagai mekanik pada sebuah bengkel sepeda motor. Di suatu pagi (beberapa tahun yang lalu), seperti biasa dia menyempatkan sarapan pagi bersama istri dan kedua anak nya yang masih kecil. Pada saat makan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia melihat anak bungsunya yang masih berumur 3 tahun sedang bermain korden/selambu yang terpasang di salah satu pintu kamar. Korden tersebut sudah dalam keadaan sobek dan berlubang di tengahnya, l ubang tersebut dijadikan tempat sandaran leher kepala anak itu untuk dimainkan dengan sambil mengayun-ayunkannya badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tertawa, anak tersebut terus bermain-main dengan kakaknya. Masih di meja makan, bapaknya ikut senyum melihat permainan anak bungsunya tersebut. Namun dalam hatinya terbersit pemikiran bahwa korden yang dia miliki sudah sobek dan nggak layak untuk dipasang, dan bahkan bisa berbahaya bila terus dipakai buat mainan anakanya. Dan dia berencana segera melepas korden tersebut dan menggantinya dengan yang baru. Namun keingin tersebut ditundanya, karena dia harus buru-buru berangkat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua jam dia berada di tempat kerja yang gak terlalu jauh dr rumahnya, dia mendengar kabar buruk bahwa anak bungsunya tersebut meninggal karena terjerat lehernya di korden yang sobek tersebut. Pada saat itu ibu dan kakaknya sedang diluar rumah,  jadi tidak melihat anak bungsunya tersebut tidak bisa bernafas karena terjerat dan tergantung oleh korden itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapaknya pun sangat shock mendapati kenyataan tersebut. Ternyata keinginannya yang tertunda untuk segera melepas korden tersebut mengakibatkan dia kehilangan salah satu buah hatinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral cerita ini:&lt;br /&gt;Segera lakukan ide, ilham maupun pemikiran anda yang sekiranya mampu mencegah hal-hal yang beresiko atau bisa berakibat fatal. Bukan berarti terlalu mudah berprasangka buruk ataupun terlalu mengada-ada dan berpikiran yang nggak-nggak, namun sikap berhati-hati dan waspadalah yang sebenarnya bisa menjadikan hidup kita lebih terhindar dari hal yang tidak kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, penyesalan selalu datang terlambat.. dan penyesalan yang paling menyakitkan adalah penyesalan akibat sebuah penundaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*So, do it rightnow!*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-993803418618203178?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/993803418618203178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=993803418618203178' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/993803418618203178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/993803418618203178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/05/do-it-now.html' title='Do it Now !'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-5291941029051816766</id><published>2008-05-28T04:13:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:51:47.501-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>"Lihat Kegagalan Saya"</title><content type='html'>Soichiro Honda "Lihat Kegagalan Saya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan.&lt;br /&gt;Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya.&lt;br /&gt;Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki "raja jalanan".&lt;br /&gt;Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda&lt;br /&gt;- diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan  Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih,karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.&lt;br /&gt;Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia  21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu  dengan logam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.&lt;br /&gt;Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya  itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuliah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari  jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel,mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum  makanan dan pengaruhnya,"&lt;br /&gt;ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus,pabriknya terbakar dua kali. Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga,mgempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" - cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.&lt;br /&gt;Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan  tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda  berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat  kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5 Resep keberhasilan Honda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.&lt;br /&gt;2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.&lt;br /&gt;3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.&lt;br /&gt;4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.&lt;br /&gt;5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-5291941029051816766?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/5291941029051816766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=5291941029051816766' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5291941029051816766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5291941029051816766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/05/lihat-kegagalan-saya.html' title='&quot;Lihat Kegagalan Saya&quot;'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-5380139028107459866</id><published>2008-05-28T04:11:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:51:47.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Memompa Semangat Berprestasi</title><content type='html'>TIPS MEMOMPA SEMANGAT BERPRESTASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ada orang-orang yang mempunyai energi yang begitu besar untuk meraih sesuatu? Mengapa ada orang yang penuh gairah dalam menghadapi tantangan?&lt;br /&gt;Mengapa ada orang yang sangat ingin berprestasi? Terlepas dari apa motivasi seseorang itu meraih prestasi, mereka selalu mempunyai kesamaan, yaitu, mempunyai energi yang melimpah, berani menghadapi tantangan dan ambisi besar untuk diwujudkan. Itu kenapa banyak pakar perilaku berpendapat bahwa keberhasilan adalah sikap. Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang terus gigih meraih prestasi adalah kemampuannya untuk memompakan semangat untuk berprestasi. Berikut ada beberapa tips untuk memompakan semangat berprestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1--Jadilah diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ambisi anda berprestasi adalah untuk mengalahkan orang lain, anda akan segera kehabisan energi positif dalam bekerja. Dorongan yang muncul lebih banyak bersifat negatif yang dapat mengganggu kejernihan pandangan anda.&lt;br /&gt;Jangan bandingkan diri anda dengan orang lain. Kenali saja siapa diri anda, dan jadilah diri anda sendiri. Itu jauh lebih sehat bagi kepribadian anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2--Menyusun visi, target, dan skedul pencapaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunlah gambaran besar yang ingin anda raih dalam di masa depan. &lt;br /&gt;Buatlah&lt;br /&gt;sesulit mungkin, namun percayalah anda bisa mencapainya. Lalu kembangkan ke dalam target-target jangka pendek, serta tentukan waktu kapan anda akan meraihnya. Perjalanan sejauh ribuan kilometer dicapai dengan selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3--Belajar terus, dan berusaha mempunyai keahlian khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berhenti belajar, namun tak perlu mempelajari semuanya. &lt;br /&gt;Kenali apa&lt;br /&gt;kekuatan anda untuk menjadi seorang ahli agar anda mampu menuntaskan pekerjaan dengan hasil yang baik. Anda akan merasakan kesenangan jika anda mampu menyelesaikan pekerjaan sebaik-baiknya. Mempelajari semua hal memang baik untuk menambah wawasan dan kebijakan, namun jika anda tak punya sebuah keahlian yang menjadi keunikan diri anda sendiri, maka anda takkan tahu apa yang ingin anda kerjakan dengan baik. Hanya karena anda ahli, anda akan menetapkan standar yang tinggi. Sedangkan, standar tinggi adalah salah satu kualitas dari seorang yang berprestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4--Melakukan apa yang anda sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan apa yang anda cintai. Ini akan menumbuhkan semangat dan kesenangan dalam setiap pekerjaan. Anda akan temukan bahwa keberhasilan bukan sesuatu yang ada di depan sana, namun berjalan seiring dengan apa yang anda kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5--Jangan menyia-nyiakan peluang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terlalu banyak memikirkan masalah uang atau penghasilan yang anda peroleh. Jauh lebih penting anda memperoleh tanggung jawab yang sesuai dengan kemampuan anda. Lalu bersungguh-sungguh mengerjakannya. &lt;br /&gt;Pikirkan&lt;br /&gt;bagaimana anda bisa memperbaiki keadaan yang ada dalam tanggung jawab anda.&lt;br /&gt;Seringkali keberhasilan besar bersembunyi di balik sebuah peluang yang kelihatannya sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6--Temukan kegembiraan dalam setiap langkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan anak-anak kecil belajar, mereka menunjukkan kegembiraan saat berangkat sekolah, saat di kelas, saat beristirahat, saat pulang bahkan saat mengerjakan pekerjaan rumah mereka. Temuka kegembiraan yang sama di setiap langkah anda. Jika anda tak menemukannya, mungkin anda berada di jalan yang keliru. Segera renungkan kembali apa yang ingin anda raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7--Berbagi atas keberhasilan yang bisa diraih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak apa jika anda ingin menikmati sebuah keberhasilan kecil yang bisa anda raih. Namun, jangan semata-mata melakukannya sendiri. Bagilah dengan orang lain. Berbagi kegembiraan justru melipatgandakan kegembiraan anda. &lt;br /&gt;Ucapan&lt;br /&gt;selamat yang diberikan orang lain pada anda sangat efektif untuk memompa semangat anda meraih yang lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8--Tidak bersedih atas kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang sangat meruntuhkan semangat adalah kegagalan. Namun, mereka yang mempunyai keinginan berprestasi yang tinggi, kegagalan justru memacu mereka untuk belajar dan berusaha lebih baik lagi. Terimalah kegagalan sebagaimana adanya. Buka kembali buku pelajaran anda, mungkin ada yang terlewatkan. Berlatih terus dan coba lagi. Keberhasilan selalu didahului oleh kegagalan. Itu mengapa orang bijak mengatakan, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-5380139028107459866?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/5380139028107459866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=5380139028107459866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5380139028107459866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5380139028107459866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/05/memompa-semangat-berprestasi.html' title='Memompa Semangat Berprestasi'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-6325000979864965565</id><published>2008-05-28T03:49:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:52:21.223-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>10 Tips Awet Muda</title><content type='html'>Sebuah artikel menarik tentang tips agar kita tetap awet muda. Ternyata awet muda itu mudah asal kita mau sedikit disiplin dan memperhatikan tubuh sendiri.&lt;br /&gt;Berikut 10 tips bagi anda yang ingin tetap awet muda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Detoks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detoksifikasi adalah pengeluaran racun tubuh secara teratur. Ibadah puasa jika dijalankan dengan benar, sebenarnya juga merupakan proses detoksifikasi. Bahkan pembersihan yang terjadi tidak hanya bersifat lahir tapi juga batin. Tentunya tak perlu langsung melakukan detoks selama 2 minggu. Untuk permulaan, Anda bisa mencobanya selama 2-3 hari dulu, ketika week end.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidur Nyenyak dan cukup&lt;br /&gt;Tidur yang nyenyak itu menyehatkan, di samping menyegarkan tubuh dan jiwa. Orang yang kurang tidur cenderung melemah daya tahan tubuhnya dan mudah terkena penyakit. Gangguan tidur bisa mengganggu konsentrasi, daya ingat, dan kreativitas. Sementara kelelahan ang timbul akibat tidak cukup tidur bisa menimbulkan iritasi dan ketidakseimbangan emosi, Juga berhubungan dengan banyaknya kasus kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidur yang nyenyak sangat penting untuk penampilan yang awet muda. Sebab selama tidur, tubuh akan mengeluarkan hormon pertumbuhan yang berfungsi memperbaiki dan memperbaharui jaringan serta sel-sel tubuh, termasuk kulit. Dengan begitu terjadi peremajaan pada sel-sel tubuh, kulit dan jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Olahraga &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda belum terbiasa berolahraga, mulailah dari sekarang. Menurut Miriam E, Nelson PH.D, penulis buku Strong Women Stay Young yang memang meneliti pengaruh olahraga dan gizi pada tulang wanita di Tufts University School of Nutrition, Amerika. wanita umumnya mulai menyusut kepadatan tulang dan ototnya sekitar 40 tahun. Sebagian penyebabnya adalah karena kurang berolahraga. Tulang dan otot yang tidak dilatih memang mudah mengalami penyusutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Relaksasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajarlah untuk rileks, karena berdasarkan penelitian yang dilakukan di Inggris, kecemasan bisa membuat wajah nampak menua dalam hitungan bulan. Tapi dengan belajar rileks dan mengelola stres dengan baik, wajah bisa nampak kembali muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menjaga pikiran positif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran dan afirmasi yang positif akan meningkatkan energi dan membawa hal-hal yang positif dalam kehidupan. Sedangkan pikiran-pikiran dan afirmasi negatif cenderung melelahkan dan berpotensi menimbulkan kegagalan. Selain itu juga membuat Anda lebih cepat tua dan tidak menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Melakukan check up kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat mobil, tubuh manusia juga memerlukan perhatian dan perawatan yang baik agar setiap orang bisa terus bekerja dengan baik. Biarpun saat ini Anda merasa sehat, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara teratur tetap dilakukan. Dengan begitu, jika suatu saat timbul penyakit, walaupun masih dalam tahap gejala awal, bisa langsung terdeteksi sehingga penanganannya juga lebih cepat dan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Menjalani kehidupan yang aktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus tetap sibuk meski sudah tidak lagi muda.&lt;br /&gt;Kehidupan yang aktif tidak hanya membuat Anda sehat secara fisik, tetapi juga membuat memori Anda tetap bekerja dengan baik. Kreatiflah dengan hidup Anda, ingat kembali segala minat dan impian yang dulu tidak sempat dilakukan selagi muda, apakah belajar melukis atau bermain piano?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kehidupan sosial yang menyenangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah Anda yang dikelilingi oleh teman-teman yang bisa dipercaya dan menjadi tempat berbagi. Karena menurut Judith Wills dalam bukunya Take Off Years in 10 Weeks, hal itu juga membantu Anda untuk tetap muda.&lt;br /&gt;Persahabatan itu meringankan pikiran, menentramkan, meremajakan, dan membangkitkan semangat. Pendeknya memberikan hal-hal yang kita butuhkan untuk merasa nyaman dengan diri sendiri, Teman yang dimaksud bisa saja terdiri dari tetangga, teman kerja, anggota keluarga, hingga sahabat pena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Memperhatikan penampilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mulai, ada baiknya memperhatikan tubuh Anda secara keseluruhan. Apakah berat badan Anda masih ideal? Jika tidak, usahakan untuk mencapai berat badan ideal dengan cara yang alami. Selanjutnya perhatikan kulit, rambut, kuku dan gigi Anda. Beri perhatian ekstra pada bagian-bagian itu. Karena disitulah tanda-tanda penuaan paling mudah terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Makanan sehat dan suplemen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan memilih makanan yang baik setiap hari tidak hanya membuat kita sehat dan langsing, tapi juga nampak lebih muda. Secara praktis, panduan makanan yang disarankan yaitu:&lt;br /&gt;1. Mengurangi mengkonsumsi daging merah dan meningkatkan konsumsi ikan.&lt;br /&gt;2. Jika perlu tambahan protein, lebih baik mengkonsumsi kacang-kacangan.&lt;br /&gt;3. Mengkonsumsi makanan berserat yang kandungan seratnya mencapai 4-50 gram sehari.&lt;br /&gt;4. Setiap hari sebaiknya menkonsumsi 1-3 porsi sayuran dari keluarga kol seperti brokoli, brussel sprout,kol atau kembang kol.&lt;br /&gt;5. Minum air putih dan jus buah setidaknya 2-3 liter setiap hari.&lt;br /&gt;6. Mengkonsumsi seminimal mungkin minuman berkafein seperti kopi dan teh, minuman mengandung soda,gula putih dan makanan olahan pabrik yang terbuat dari terigu.&lt;br /&gt;7. Mengkonsumsi berbagai suplemen dan herba anti penuaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-6325000979864965565?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/6325000979864965565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=6325000979864965565' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/6325000979864965565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/6325000979864965565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/05/10-tips-awet-muda.html' title='10 Tips Awet Muda'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-8624118920750275569</id><published>2008-05-18T06:47:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:51:47.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Menyikapi Kritik</title><content type='html'>Kritik sering kali menjadi musuh besar kita. Berapa banyak dari kita&lt;br /&gt;yang langsung bereaksi tidak sehat manakala kritik menerpa? Apa yang&lt;br /&gt;terjadi saat kita mengkritik? Bagaimana menyikapi kritik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LUKA YANG KITA BUAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkanlah kita menikam dada orang yang kita cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bilah pisau itu terbenam ke dalam dadanya, ia tersedak mencoba&lt;br /&gt;menghirup udara, ia mencoba meraup apa yang masih bisa digapainya.&lt;br /&gt;Dengan liar, wajahnya menyemburkan teror dan ketakutan. Memancarkan&lt;br /&gt;kesakitan yang teramat sangat pedih rasanya. Ia mulai kehilangan darah,&lt;br /&gt;dan ia mulai mengalami shock yang parah. Ia pun terjatuh. Sekarat dan&lt;br /&gt;bersimbah darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ia masih beruntung, karena ada yang sempat mengantarnya ke rumah&lt;br /&gt;sakit dengan ambulan. Tapi sekalipun ia akan sembuh dari penderitaannya,&lt;br /&gt;dadanya tetap akan menyisakan goresan luka besar yang tidak sedap untuk&lt;br /&gt;semua mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SENJATA ITU ADALAH KRITIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terbayangkan bahwa Anda akan mampu melakukannya. Dan jikapun Anda&lt;br /&gt;tetap melakukannya, segera setelah Anda menyadari apa yang telah Anda&lt;br /&gt;lakukan, yakinlah; Anda tidak akan pernah mengulanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, mungkin hampir setiap hari, banyak dari kita yang terus dan&lt;br /&gt;lagi-lagi, menikam orang-orang yang kita cintai. Kita menggunakan pisau&lt;br /&gt;yang tak terlihat, pisau yang tidak membuat darah muncrat. Senjata itu&lt;br /&gt;adalah senjata pilihan. Dan pilihan itu adalah KRITIK. Luka yang kita&lt;br /&gt;buat, sama dalam dan pedih seperti luka oleh pisau dari baja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KRITIK ADALAH MESIN PENGHANCUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik yang kita lontarkan merontokkan rasa percaya diri. Orang yang&lt;br /&gt;kita kritik merasa tak dicintai lagi. Mereka mulai masuk ke alam yang&lt;br /&gt;penuh dengan keragu-raguan. Dan sebelum luka mereka sempat sembuh&lt;br /&gt;kembali, Kita menikamnya lagi, dan lagi. Tepat di tempat yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KRITIK ITU MENIPU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapakah kita bisa menjadi begitu sadis pada orang-orang yang kita&lt;br /&gt;cintai?&lt;br /&gt;Kita telah tertipu, karena bilah yang di tangan dan luka yang kita buat&lt;br /&gt;tak pernah terlihat nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapakah kita bisa menjadi begitu jahat dan dengki?&lt;br /&gt;Jawabnya, adalah karena rasa tak aman kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAYANGKAN BILAH PISAU ITU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah kita bisa memperbaiki diri?&lt;br /&gt;Saat kita mulai merasa melakukan pembantaian terhadap orang lain,&lt;br /&gt;dengan kata-kata yang pedas dan sengit,&lt;br /&gt;dengan ungkapan yang tajam bak bilah pedang,&lt;br /&gt;dengan suara dan kata yang membakar jiwa serta semangat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhentilah sebentar, dan bayangkanlah senjata kita itu menjadi nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika kita bisa melihat, luka seperti apa yang akan kita buat, STOP!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KRITIK DILAKUKAN DENGAN KATA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering tidak menyadarinya. Contoh: kata “tapi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihatlah Ayah, Saya dapat nilai A untuk olah raga di raport Saya.”&lt;br /&gt;Ayah menjawab, “Wow.. itu bagus sekali anakku, TAPI, kamu dapat C untuk&lt;br /&gt;matematika.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “tapi” adalah tombol “cancel” atau tuts “esc” di pojok kiri atas&lt;br /&gt;keyboard komputer kita. Kata itu membatalkan semua puja dan puji yang&lt;br /&gt;telah kita lontarkan sebelumnya. Dan tidak lebih, pembicaraan di atas&lt;br /&gt;telah berubah jadi begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihatlah Ayah, Saya pintar di sekolah.”&lt;br /&gt;“Tidak. Kamu goblok!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HARGAI SEKECIL APA PUN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan jika respon itu diubah lebih baik dengan menjadi begini.&lt;br /&gt;“Wow.. itu bagus sekali anakku, nanti Ayah bilang sama Ibu betapa&lt;br /&gt;pintarnya kamu. Pertahankan ya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan terinspirasi dan berupaya lebih keras untuk matematikanya,&lt;br /&gt;karena ia ingin menangguk lebih banyak puji dan puja, dari orang-orang&lt;br /&gt;yang dicintanya. Itu lebih baik ketimbang ia jadi merasa tak berguna&lt;br /&gt;karena “tapi” dari mulut Ayah atau Ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JIKA ANDA DIKRITIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jadikan kritik sebagai sarana belajar. Yaitu, INGAT RASA LUKANYA, dan&lt;br /&gt;berupayalah untuk tidak melakukannya pada orang lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ingat bahwa PISAU YANG DIGUNAKAN TIDAK TERLIHAT, itulah sebab mereka&lt;br /&gt;tak menyadari luka yang dibuatnya. Maafkan mereka;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. INGAT LUKA MEREKA. Saat seseorang menjadi sengit, sadis, kasar atau&lt;br /&gt;tidak bertenggang rasa, mereka tidak membenci Anda. Mereka mengalami&lt;br /&gt;derita akibat sesuatu di dalam dirinya. Jika mereka mengumpat, bukanlah&lt;br /&gt;Anda yang diumpat. Yang mereka tuju adalah sesuatu di dalam diri mereka,&lt;br /&gt;yang tak pernah ditunjukkan atau diceritakan. Mungkin itu orang lain&lt;br /&gt;yang telah kejam kepada mereka. Mungkin itu sesuatu yang telah&lt;br /&gt;mempermalukan mereka;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. SETIAP ORANG TIDAK SAMA. Itulah berkah Tuhan. Pahami mereka sebagai&lt;br /&gt;manusia yang masing-masingnya tidak sama;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Setelah Anda menerima kritik, BERTERIMAKASIHLAH PADA MEREKA atas&lt;br /&gt;nasehatnya. Berjanjilah untuk mempertimbangkan apa yang mereka katakan.&lt;br /&gt;Dengan berterimakasih, Anda telah melucuti senjata mereka,&lt;br /&gt;antagonismenya, dan mengakhiri bicara dengan damai dan melegakan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. LUPAKAN. Orang yang mengkritik Anda mungkin tidak kompeten, penuh&lt;br /&gt;curiga, atau cemburu buta. Jika demikian, setelah berterimakasih kepada&lt;br /&gt;mereka, lupakan semuanya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. EVALUASI KRITIK MEREKA. Mungkin mereka tidak objektif. Tapi mungkin&lt;br /&gt;juga ada poin mereka yang memang benar. Gunakan pengalaman ini sebagai&lt;br /&gt;kesempatan untuk tumbuh. Ingat, Anda tidak sempurna. Belajarlah dari&lt;br /&gt;mereka kapan saja dan di mana saja. Tapi jangan, jadikan itu alasan&lt;br /&gt;untuk mengkritik orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahaya kritik bukan pada kritiknya, tapi pada karakternya yang bisa&lt;br /&gt;memunculkan siapa Anda sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Chuck Gallozzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source : http://www.beraniegagal.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-8624118920750275569?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/8624118920750275569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=8624118920750275569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/8624118920750275569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/8624118920750275569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/05/menyikapi-kritik.html' title='Menyikapi Kritik'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-9078639642732288868</id><published>2008-05-07T19:15:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:51:47.503-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Nelayan Jepang</title><content type='html'>Orang Jepang sejak lama menyukai ikan segar. Tetapi tidak banyak ikan yang tersedia di perairan yang dekat dengan Jepang dalam beberapa decade ini. Jadi untuk memberi makan populasi Jepang, kapal-kapal penangkap ikan bertambah lebih besar dari sebelumnya. Semakin jauh para nelayan pergi, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa hasil tangkapan&lt;br /&gt;itu ke daratan. Jika perjalanan pulang mencapai beberapa hari, ikan tersebut tidak segar lagi. Orang Jepang tidak menyukai rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan perikanan memasang freezer di kapal mereka. Mereka akan menangkap ikan dan langsung membekukannya di laut. Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi semakin jauh dan lama. Namun, orang Jepang dapat merasakan perbedaan rasa antara ikan segar dan beku, dan mereka tidak menyukai ikan beku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan beku harganya menjadi lebih murah. Sehingga perusahaan perikanan memasang tangki-tangki penyimpan ikan di kapal mereka. Para nelayan akan menangkap ikan dan langsung menjejalkannya ke dalam tangki hingga berdempet-dempetan. Setelah selama beberapa saat saling bertabrakan, ikan-ikan tersebut berhenti bergerak. Mereka kelelahan dan lemas, tetapi&lt;br /&gt;tetap hidup. Namun, orang Jepang masih tetap dapat merasakan perbedaannya. Karena ikan tadi tidak bergerak selama berhari-hari, mereka kehilangan rasa ikan segarnya. Orang Jepang menghendaki rasa ikan segar yang lincah, bukan ikan yang lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakan perusahaan perikanan Jepang mengatasi masalah ini? Bagaimana mereka membawa ikan dengan rasa segar ke Jepang? Jika anda menjadi konsultan bagi industri perikanan, apakah yang anda rekomendasikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti masalah ikan di Jepang tadi, solusi terbaiknya sederhana. Hal ini diamati oleh L. Ron Hubbard di awal 1950-an. "Orang berkembang, anehnya, hanya dalam kondisi lingkungan yang menantang" -L. Ron Hubbard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan dari sebuah Tantangan:&lt;br /&gt;Semakin cerdas, tabah dan kompeten diri anda, semakin anda menikmati masalah yang rumit. Jika takarannya pas, dan anda terus menaklukan tantangan tersebut, anda akan bahagia. Anda akan memikirkan tantangan-tantangan tersebut dan merasa bersemangat. Anda tertarik untuk mencoba solusi-solusi baru. Anda senang. Anda hidup!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Ikan Jepang Tetap Segar? Untuk menjaga agar rasa ikan tersebut tetap segar, perusahaan perikanan Jepang tetap menyimpan ikan di dalam tangki. Tetapi kini mereka memasukkan seekor ikan hiu kecil ke dalam masing-masing tangki. Memang ikan hiu memakan sedikit ikan, tetapi kebanyakan ikan sampai dalam kondisi yang sangat hidup. Ikan-ikan tersebut tertantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan :&lt;br /&gt;Begitu anda mencapai tujuan-tujuan anda, seperti mendapatkan jodoh - memulai perusahaan yang sukses - membayar hutang-hutang anda – atau apapun, anda dapat kehilangan gairah anda. Anda tidak perlu bekerja demikian keras sehingga anda bersantai. Anda mengalami masalah yang sama dengan para pemenang lotere yang menghabiskan uang mereka, pewaris&lt;br /&gt;kekayaan yang tidak pernah tumbuh dewasa, dan para ibu rumah tangga jemu yang kecanduan obat-obatan resep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menghindari tantangan, melompatlah ke dalamnya dan taklukanlah. Nikmatilah permainannya. Jika tantangan anda terlalu besar atau terlalu banyak, jangan menyerah.&lt;br /&gt;Kegagalan jangan membuat anda lelah, sebaliknya, atur kembali strategi. Temukanlah lebih banyak keteguhan, pengetahuan, dan bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda telah mencapai tujuan anda, rencanakanlah tujuan yang lebih besar lagi. Begitu kebutuhan pribadi atau keluarga anda terpenuhi, berpindahlah ke tujuan untuk kelompok anda, masyarakat, bahkan umat manusia. Jangan ciptakan kesuksesan dan tidur di dalamnya. Anda memiliki sumber daya, keahlian, dan kemampuan untuk membuat perubahan. Jadi, masukkanlah seekor ikan hiu di tangki anda dan lihat berapa jauh yang dapat anda lakukan dan capai !  ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;God Bless&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-9078639642732288868?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/9078639642732288868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=9078639642732288868' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/9078639642732288868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/9078639642732288868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/05/nelayan-jepang.html' title='Nelayan Jepang'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-4391488329213883806</id><published>2008-04-25T02:17:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.790-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Daily Prosperity - Day Nine</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Day Nine ~ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Carilah penyebab kegagalanmu dalam diri sendiri, bukan pada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bila dalam sebuah perusahaan ada begitu banyak permasalahan &amp;amp; sering mengalami kegagalan, biasanya penyebabnya ada didalam perusahaan itu sendiri, dalam hal ini para pemimpin &amp;amp; anak buahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikan tidak akan terjadi selama kita mencari penyebab kegagalan itu diluar perusahaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan menuju perbaikan akan terbuka lebar jika kita semua mengetahui dimana letak akar permasalahannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-4391488329213883806?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/4391488329213883806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=4391488329213883806' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4391488329213883806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4391488329213883806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/daily-prosperity-day-nine.html' title='Daily Prosperity - Day Nine'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-823419169611805360</id><published>2008-04-24T01:42:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.790-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Daily Prosperity - Day Six</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Day Seven ~ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rasa percaya diri akan membuat tugas-tugas yang kita kerjakan berhasil dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kebijaksanaan, Kreativitas &amp;amp; Semangat datang dari rasa percaya diri dan sikap pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menghadapi tugas-tugas yang sulit, motivasi dan rasa percaya diri yang tinggi membuat apa yang kita kerjakan terasa lebih mudah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-823419169611805360?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/823419169611805360/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=823419169611805360' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/823419169611805360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/823419169611805360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/daily-prosperity-day-six_24.html' title='Daily Prosperity - Day Six'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-937123099477811354</id><published>2008-04-23T04:18:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.791-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Daily Prosperity - Day Six</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Day Six ~ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan anggap sepele perkara-perkara kecil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jangan abaikan perkara-perkara kecil dalam kehidupan sehari-hari, ibarat kita melewatkan waktu makan kita setiap hari, maka kita tidak akan dapat bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat duniawi seringkali menyesatkan, kadang hal yang kita anggap sepele justru merupakan hal penting yang menentukan suatu keberhasilan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-937123099477811354?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/937123099477811354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=937123099477811354' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/937123099477811354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/937123099477811354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/daily-prosperity-day-six.html' title='Daily Prosperity - Day Six'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-2090611581494791199</id><published>2008-04-22T20:58:00.001-07:00</published><updated>2008-04-22T20:58:22.170-07:00</updated><title type='text'>TUJUAN UTAMA</title><content type='html'>By: Dr. Joyce Brothers&lt;br /&gt;From: HOW TO GET WHATEVER YOU WANT OUT OF LIFE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda telah berhasil menemukan lelaki atau perempuan yang merupakan cinta sejati anda, Yang ingin anda jadikan teman hidup anda Yang merupakan inspirasi anda menuju sukses Yang menjadikan hidup ini lebih berarti Yang merupakan pusat kehidupan anda Yang menarik, baik dibidang seks maupun dibidang intelektuil Yang dapat ikut tertawa dengan anda, menangis bersama anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mencintai anda&lt;br /&gt;Yang ingin bekerja bersama-sama anda membentuk keamanan, cinta dan kekuatan yang memenuhi diri anda masing-masing Maka anda betul-betul beruntung dan terberkati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta merupakan sarana yang kuat sekali, sarana phsycologis yang indah, memperkaya kita. Cinta merupakan bentuk kekuatan yang maximal. Cinta merupakan kebalikan dari manipulasi, kita tak memikirkan keinginan kita, tetapi apa yang diinginkan oleh yang lain, apa yang dibutuhkannya dan apa yang membahagiakannya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan Cinta ini tak dimiliki oleh kekuatan apapun juga dibidang lain, baik politik, keuangan ataupun kejayaan duniawi. Inilah kekuatan kemanusiaan yang tak ada bandingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana manipulasi tak berarti lagi, Cinta bersemi. Dimana anda telah memikirkan kepentingan orang yang anda cintai dan tak memikirkan lagi reaksi orang terhadap diri anda. Dimana anda berani membuka, memperlihatkan keadaan diri anda setelanjang mungkin, tanpa tedeng aling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rahasia Cinta, tak takut memperlihatkan kejelekan kita dalam arti yang sebenarnya. Inilah syarat untuk dapat mempertahankan dan memperkembangkan Cinta. Memang membutuhkan keberanian, membuka diri sendiri, mempercayai orang lain. Dan banyak yang tak berani melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang pshycolog, seorang ibu dan seorang istri, aku  yakin bahwa:&lt;br /&gt;Kita harus mempunyai keberanian untuk menyerahkan diri sepenuhnya, cinta itu tak dapat diperintah ataupun diminta, seperti juga orang tak dapat meminta dan memerintahkan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu tumbuh dari keberanian memberi, membuka diri pada yang lain, menyayangi dan tak takut ditelanjangi isi hatinya, hasilnya tak terukur oleh nilai manusia. Cinta kita semakin tumbuh, menit demi menit, makin lama semakin dalam dan berisi, sehingga akhirnya merupakan bagian dari diri kita sendiri, sumber keberanian dan hiburan, suatu emosi yang dapat mengatasi kebosanan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya cintalah yang dapat mewarnai hidup kita begitu indah, sehingga waktu akan mengalir tanpa terasa, mencapai puncak ekstase segala perjalanan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dalam cinta itu, semakin kita menyadari bahwa penelanjangan diri kita bukanlah sesuatu yang dipermalukan, karena kita dilindungi, dikuatkan dan diisi oleh Cinta.&lt;br /&gt;Inilah tujuan utama, dan ini dapat menjadi milik anda juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============================================&lt;br /&gt;Telah kuobservasi berpuluh orang yang bahagia, yang sukses, yang kaya dan bahagia, kuadakan research, sejauh mana motivasi dan manipulasi mereka, dalam segala taraf energy dan kemampuan mereka. Konklusinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEREKA SADAR AKAN CITA-CITA HIDUP MEREKA, MEREKA MENDAMBAKAN SESUATU DENGAN SEPENUH HATI DAN BETUL-BETUL BERUSAHA UNTUK MENDAPATKANNYA, AKAN MENDAPATKANNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===============================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dikirim oleh : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="mailto:seting@cbn.net.id"&gt;Seting Setiawan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-2090611581494791199?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/2090611581494791199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=2090611581494791199' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2090611581494791199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2090611581494791199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/tujuan-utama.html' title='TUJUAN UTAMA'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-2570203179452436938</id><published>2008-04-22T20:27:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:52:21.223-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>10 KESALAHAN MANAGER DAN BAGAIMANA MENGHINDARINYA</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by. Wolf J. Rinke, PhD, CSP.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketimbang bertele-tele, kita langsung ke pokok persoalannya saja.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah 10 kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh manajer, serta bagaimana kita bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10--Tidak mempercayai karyawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika anda terus-menerus tidak mempercayai karyawan, anda hanya benar sebanyak 3% saja. Namun jika anda selalu mempercayai karyawan anda, sampai terbukti bahwa anda keliru, maka anda menghabiskan waktu anda sebanyak 97% untuk melakukan hal yang benar. Maka mengapa kita tidak melakukan hal yang benar saja? Mempercayai karyawan akan memberikan hasil yang luar biasa positif bagi organisasi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9--Menghabiskan terlalu banyak waktu di kantor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah seminar, saya bertanya pada para manager: berapa di antara anda yang tak mempunyai masalah? Tentu saja, tak ada yang mengangkat tangan.&lt;br /&gt;Kemudian saya bertanya lagi: kepada siapa anda mencari jawaban? Jika anda menjawab: kepada customer dan karyawan, anda benar. Maka, mengapa anda lebih banyak menghabiskan waktu di kantor anda sendiri?&lt;br /&gt;Anda takkan mendapatkan jawaban apa-apa jika anda berdiam di kantor anda. Untuk mendapatkan jawaban atas persoalan, anda harus menghabiskan waktu setidaknya 66% untuk mempraktekkan management by walking around.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8--Memuaskan customer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika anda berusaha memuaskan customer, anda akan segera terlempar dari bisnis anda. Mengapa? Karena hanya dengan melampaui harapan customerlah, customer akan mengingat anda dan perusahaan. Jika tidak, mereka akan melupakan anda dan tidak akan mempertimbangkan anda lagi. Mereka akan memilih produsen lain untuk memenuhi kebutuhan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7--Mencari-cari kesalahan karyawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda akan protes, bukankah ini adalah tugas manager? Memang benar, tapi jika anda berasal dari generasi tua manajemen, dan jika anda ingin merusak efektivitas anda sendiri. Alasannya: anda sebagai manajer semestinya tahu bahwa harapan-harapan anda baru akan tercapai dalam jangka waktu panjang. Jika anda ingin menyuntikkan energi tinggi dalam organisasi, semestinya anda memusatkan energi anda untuk memergoki karyawan melakukan hal yang benar. Maka, anda melakukan manajemen dengan penghargaan, bukan dengan perkecualian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6--Menghabiskan banyak waktu dengan si biang kerok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan agenda anda selama beberapa hari ini. Jika anda menghabiskan waktu dengan si biang kerok perusahaan lebih dari 5% waktu anda, maka anda menyia-nyiakan waktu anda sana. Anda mendapatkan apa yang anda perhatikan.&lt;br /&gt;Jika anda hanya memperhatikan si biang kerok, anda akan mendapatkan biang kerok. Jika anda menghendaki kinerja perusahaan yang tinggi dan positif, anda harus menghabiskan sebagian besar waktu anda dengan orang-orang yang mampu mewujudkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5--Tidak banyak melakukan pelatihan dan pengembangan SDM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Riset mengatakan bahwa perusahaan yang berkinerja tinggi justru mengalokasikan investasi mereka sebanyak3,5-5% untuk pengembangan sumber daya manusianya, melalui pendidikan dan pelatihan. Sebenarnya tidak ada hal yang ajaib dalam hal ini. Jika anda ingin perusahaan anda berjalan lebih baik, anda harus memiliki karyawan yang lebih baik pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4--Menumpuk-numpuk kekuasaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin meningkatkan kekuasaan anda, anda justru harus menguasai seni membagi-bagikannya. Jika anda tidak berkenan membagikan kekuasaan, anda tidak memberi kesempatan orang lain untuk tumbuh dan berkembang. Artikel di Wall Street Journal tahun 1997, menunjukkan bahwa 30% karyawan merasa bahwa minat mereka diabaikan oleh manajer yang berkuasa mengambil keputusan yang mempengaruhi mereka. Angka ini melonjak dibanding tahun 1996, sebesar 25%.&lt;br /&gt;Ingat-ingatlah selalu untuk menekan pengambilan keputusan hingga ke level yang paling bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3--Downsizing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan manajer menyukai downsizing, alias penciutan organisasi.&lt;br /&gt;Mengapa, karena tampaknya inilah cara paling cepat untuk menaikkan laba perusahaan.&lt;br /&gt;Dengan demikian, manajer akan mendapatkan bonus lebih bsar. Aha!&lt;br /&gt;Melakukan penciutan untuk mendapatkan bonus? Riset menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, perusahaan yang melakukan downsizing justru lebih tidak profitable.&lt;br /&gt;Study selama tujuh tahun yang dilakukan oleh Universitas Colorado membuktikan bahwa perusahaan yang melakukan downsizing bisa melipatgandakan pendapatan selama 3 tahun. Tetapi, perusahaan sejenis yang tidak melakukan downsizing justru meng-empat lipat gandakan pendapatan mereka dalam periode yang sama. Intinya:&lt;br /&gt;perusahaan anda meraih competitive advantage melalui orang, bukan dengan mengusir mereka dari organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2--Membuat kerja tampak berat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda suka bersenang-senang? Tentu saja! Jadi, mengapa banyak manajer yang menjadikan pekerjaan sedemikian berat dan menyakitkan untuk dikerjakan.&lt;br /&gt;Lihat saja survey yang mengatakan bahwa 25% karyawan Amerika Serikat membenci pekerjaan mereka, 56% dengan terpaksa menerima pekerjaan mereka, dan hanya 19% yang mencintainya. Anda akan mencapai kinerja yang luar biasa melalui orang-orang yang biasa saja hanya dengan menjadikan pekerjaan tampak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1--Memberi reward yang sama kepada setiap orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebodohan nomer satu yang dilakukan manajer adalah memberikan reward yang sama kepada setiap orang. Hal ini melanggar prinsip terutama dari manajemen:&lt;br /&gt;reward harus sesuai dengan kinerja. Jika anda melakukan prinsip ini, anda punya peluang untuk membentuk perusahaan sebagaimana yang anda inginkan.&lt;br /&gt;Maka, lihat lagi bagaimana rewarding system anda, lalu pastikan bahwa anggota team yang paling positif, energetik dan berkinerja tinggilah yang mendapatkan reward dan penghargaan yang paling baik dan paling tulus, dibanding sang biang kerok perusahaan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah 10 kesalahan dan kebodohan yang harus anda hindari jika anda ingin membangun organisasi yang lebih produktif dan positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur dari: Wolf J. Rinke, PhD, CSP, Top 10 Stupidest Mistakes Managers Make and How to Avoid Them)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dikirim oleh : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="mailto:haryooooo@yahoo.com"&gt;haryooooo&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-2570203179452436938?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/2570203179452436938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=2570203179452436938' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2570203179452436938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2570203179452436938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/10-kesalahan-manager-dan-bagaimana.html' title='10 KESALAHAN MANAGER DAN BAGAIMANA MENGHINDARINYA'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-2869336102383092211</id><published>2008-04-22T20:10:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.791-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Daily Prosperity - Day Five</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Day Five ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Keinginan untuk belajar segala hal merupakan langkah pertama menuju keberhasilan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jangan berharap menjadi bijaksana jika tidak memiliki tujuan hidup dan mudah menyerah.&lt;br /&gt;Kemauan untuk belajar dari setiap pengalaman &amp;amp; orang-orang yang dijumpai akan membuat seseorang makin bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antusiasme belajar dan makin bijaksana itulah yang akan mendatangkan kemakmuran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-2869336102383092211?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/2869336102383092211/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=2869336102383092211' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2869336102383092211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2869336102383092211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/daily-prosperity-day-five.html' title='Daily Prosperity - Day Five'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-1731510446652948591</id><published>2008-04-22T04:01:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T04:02:38.819-07:00</updated><title type='text'>Kejujuran Belum Mati</title><content type='html'>Belum lama saya mengenalnya, baru beberapa hari yang lalu saat saya mengantar seorang teman untuk mengganti kacamatanya. Pak Burhan, usianya sudah kepala empat, ia mengaku sudah dua puluh lima tahun menjalani profesi sebagai penjual kaca mata, "Optik berjalan," istilahnya. Tetapi pertemuan yang hanya satu hari dan tidak disengaja itu seolah membuat saya merasa baru saja bertemu teman lama yang teramat saya rindui.&lt;br /&gt;Secara fisik, saya memang baru bertemu kali itu. Dan memang bukan sosoknya yang saya rindui, melainkan apa yang baru saja diutarakannya tentang sekelumit pengalamannya mencari nafkah sebagai penjual kaca mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermula dari teman saya yang memaksa saya untuk ikut bersamanya memesan kacamata. Saya harus ikut, katanya. Sementara ia tak menjelaskan maksud `paksaannya' itu, kecuali satu kalimat, "kamu akan mendapat satu pelajaran lagi". Tak perlu berpikir lama, saya pun mengiyakan ajakannya.&lt;br /&gt;Jika berkenaan dengan soal pembelajaran, tak ada kata penolakan untuk urusan satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam ratus ribu, biaya yang harus dikeluarkan teman saya untuk satu kacamata barunya. Baginya, angka sebesar itu tidak masalah, karena ia akan mendapat penggantian dari kantornya. "Pak Burhan, kita kan sudah langganan. Tolong dibuatkan kwitansinya satu juta ya pak, nanti saya kasih seratus ribu buat bapak," tak menyangka, kalimat itu yang keluar dari mulut teman saya saat ia menyodorkan enam ratus ribu untuk pembayaran kacamatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahinya berkerut, matanya mengerenyit memandang tajam ke arah teman saya. Ia seperti tengah bertanya-tanya, benarkah permintaan barusan keluar dari langganannya yang satu ini? "Apa saya tidak salah dengar pak? Bukankah bapak sudah tahu sikap saya untuk hal ini?" orang di sebelah saya yang baru saja memesan kacamata hanya menyeringai, kemudian terkekeh kecil. Kemudian ia bangkit dan memeluk Pak Burhan, "Ternyata, Pak Burhan sekarang tidak berubah dengan Pak Burhan dua tahun lalu, saat pertama kali saya memesan kacamata lewat bapak," ujar teman saya yang ternyata hanya menguji Pak Burhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh lima tahun ia menjalani profesinya sebagai optik berjalan, tidak bisa dibilang cukup penghasilan yang bisa diperolehnya. Untuk pesanan satu kacamata, tak jarang ia hanya mendapat keuntungan dua puluh lima ribu rupiah, walau pun sesekali ia merasakan keuntungan empat kali lebih besar dari itu. "Yah, nggak sebulan sekali pak," ujarnya singkat.&lt;br /&gt;Dalam seminggu paling banyak dua pesanan kacamata yang diterimanya, bahkan kadang tak satupun ia mendapat pesanan dalam satu pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, keadaan yang semakin menghimpitnya itu ternyata tak pernah ia jadikan alasan untuk menerima tawaran untuk membuat kwitansi diluar kewajaran. "Banyak pak yang minta saya bikin kwitansi semacam itu, selalu saya tolak. Duitnya nggak seberapa, tapi dosanya itu." menjawab pertanyaan saya, berapa banyak langganannya yang meminta jumlah pembayarannya dilebihkan dalam kwitansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak tidak takut langganannya akan beralih ke yang lain?" tanya saya disambutnya dengan seringai tawanya yang sedikit tertahan. "Yang saya tahu pak, tangan kanan itu tempatnya tetap di kanan, nggak pernah pindah ke kiri." Ia memperjelas kalimatnya, bahwa kebenaran nggak akan pernah ditinggalkan, dan menurutnya, justru semakin banyak pemesan kacamata yang datang kepadanya. Padahal ia tidak pernah mengenal sebelumnya. "Itu di luar langganan, kalau yang sudah langganan sih pasti datang kesini, seperti teman bapak ini," tawanya mulai lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Burhan, dibalik perawakannya yang kecil, kurus dan berkulit hitam itu tersimpan hati yang jernih, yang didalamnya terukir indah kejujuran yang senantiasa terawat indah. Dan teman saya benar, saya baru saja mendapati sebuah kenyataan, bahwa kejujuran ternyata belum benar-benar mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dikirim oleh : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="mailto:Gundolo@altrak1978.co.id"&gt;Gundolo Sosro&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-1731510446652948591?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/1731510446652948591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=1731510446652948591' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1731510446652948591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1731510446652948591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/kejujuran-belum-mati.html' title='Kejujuran Belum Mati'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-1625585677291086896</id><published>2008-04-22T03:59:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T04:00:20.902-07:00</updated><title type='text'>Dua serigala</title><content type='html'>Ada dua ekor serigala di hutan belantara, serigala B menantang serigala A untuk menangkap seekor kelinci yang sedang makan wortel, tidak jauh dari tempat mereka berdiri,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo Serigala A, kamu bisa ngga tangkap kelinci itu?" tanya serigala B.&lt;br /&gt;"Ah, itu gampang, lihat saja nih!" Jawab serigala A, dan dengan sigap serigala A itupun melompat ke arah kelinci tersebut, dan berlari mengejarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kelinci yang melihat serigala itu, langsung lari terbirit-birit ketakutan, tanpa pikir panjang wortel yang masih dikunyahnya di lemparkan ke arah serigala tersebut, "DUAAAKK!!" begitu suaranya.&lt;br /&gt;Karena serigala adalah binatang yang kuat, maka wortel kecil yang mengenai kepalanya tidak terasa sama sekali, serigala tersebut tetap mengejar kelinci itu, 1 menit.. 2 menit.. 3 menit... sampai 5 menit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serigala itu belum dapat menangkap kelinci itu, karena kelinci itu larinya lebih kencang. serigala itupun kelelahan, dan menghentikan pengejarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan yang sangat malu, dia menunduk berjalan dan kembali ke temannya serigala B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di tempat serigala B, maka serigala B itupun bertanya, "Bagaimana? Apakah kamu bisa menangkapnya ?" tanya serigala B, lalu serigala A hanya menggeleng-gelengkan kepalanya yang masih tertunduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serigala B lalu melanjutkan perkataanya : "Kamu tahu, kenapa kamu tidak bisa menangkap kelinci itu? Kamu kalah, karena kamu tidak serius. Kamu berlari mengejar kelinci hanya untuk pamer saja, sedangkan kelinci itu berlari untuk nyawanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk orang yang sudah bekerja, mungkin Anda merasa, Anda sangat lelah, Anda capai dengan pekerjaan, bosan, tidak ada kemajuan sama sekali dalam pekerjaan Anda. Itu dikarenakan karena Anda tidak serius dengan pekerjaan Anda.&lt;br /&gt;Cobalah pikirkan kembali, apakah tujuan sebenarnya Anda bekerja?&lt;br /&gt;Sebab, terkadang ada orang yang bekerja, karena tuntutan orang tua agar mencari uang sendiri, atau kadang juga ada orang yang bekerja, karena mereka merasa 'harus' bekerja untuk membantu orang tua mereka menghidupi keluarganya, atau ada juga orang yang bekerja karena untuk dapat pamer pada teman-temannya, pada sanak saudara, bahwa dia sudah bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apakah tujuan Anda bekerja? Demi rasa bangga pada serigala B.&lt;br /&gt;Atau demi rasa lapar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dikirim oleh : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="mailto:Gundolo@altrak1978.co.id"&gt;Gundolo Sosro&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-1625585677291086896?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/1625585677291086896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=1625585677291086896' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1625585677291086896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1625585677291086896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/dua-serigala.html' title='Dua serigala'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-2919976219918014899</id><published>2008-04-20T18:56:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.792-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Daily Prosperity - Day Four</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Day Four ~ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Manajemen yang baik selalu berasal dari para karyawan yang baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang harus dikerjakan oleh seorang manajer dan satu hal yang penting adalah mengatur orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyawan adalah asset perusahaan yang paling berharga, untuk itu kita harus memelihara &amp;amp; merawatnya sebagai point terpenting.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-2919976219918014899?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/2919976219918014899/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=2919976219918014899' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2919976219918014899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2919976219918014899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/daily-prosperity-day-four.html' title='Daily Prosperity - Day Four'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-3061488618677652915</id><published>2008-04-19T18:50:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.792-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Daily Prosperity - Day Three</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Day Three ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berjuanglah selalu untuk membuktikan hasil kerjamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selalu tanyakan pada diri sendiri, apakah saya telah mengerjakannya dengan hasil yang lebih baik daripada sebelumya?&lt;br /&gt;Pertanyaan ini penting sekali dan dengan demikian kemajuan dan perbaikan yang kita dambakan niscaya akan tercapai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-3061488618677652915?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/3061488618677652915/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=3061488618677652915' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3061488618677652915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3061488618677652915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/daily-prosperity-day-three.html' title='Daily Prosperity - Day Three'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-6740541487200821396</id><published>2008-04-18T18:48:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.792-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Daily Prosperity - Day Two</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Day Two ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dasar dari Keberhasilan Dalam Penjualan adalah Ketulusan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Menjual sesuatu bukanlah perkara gampang, selalu berujung pada kepuasan pelanggan. &lt;br /&gt;Oleh karena itu penting sekali berbicara dan berbuat didasari ketulusan dalam berbisnis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-6740541487200821396?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/6740541487200821396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=6740541487200821396' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/6740541487200821396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/6740541487200821396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/daily-prosperity-day-two.html' title='Daily Prosperity - Day Two'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-578589141308952981</id><published>2008-04-17T18:44:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.793-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Daily Prosperity - Day One</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Day One ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jadilah rajin setiap saat &amp;amp; nikmatilah setelah semuanya selesai dikerjakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berbagi suka dan duka dengan orang lain adalah suatu hal yang penting, namun orang yang bertanggungjawab akan berbuat lebih daripada sekedar berbagi rasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyediakan dirinya sebelum orang lain berbuat demikian dan ia merasa bahagia setelah orang lain mendapatkan keinginannya.  Bahkan di saat-saat sedang santaipun, ia tetap bersedia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-578589141308952981?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/578589141308952981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=578589141308952981' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/578589141308952981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/578589141308952981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/daily-prosperity-day-one.html' title='Daily Prosperity - Day One'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-5544946809812478854</id><published>2008-04-10T04:01:00.000-07:00</published><updated>2008-04-10T04:05:46.404-07:00</updated><title type='text'>Think Positive!!</title><content type='html'>This is nice - finding positive out of every negative - which we don't always manage to do.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;I am thankful...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. For the husband who snores all night, because he is at home asleep with me and not with someone else.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. For my teenage daughter who is complaining about doing dishes,&lt;br /&gt;because that means she is at home &amp;amp; not on the streets.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. For the taxes that I pay because it means that I am employed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. For the mess to clean after a party because it means that I have&lt;br /&gt;been surrounded by friends.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. For the clothes that fit a little too snug because it means I have&lt;br /&gt;enough to eat.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;6. For my shadow that watches me work because it means I am out in the&lt;br /&gt;sunshine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. For a floor that needs mopping, and windows that need cleaning&lt;br /&gt;because it means I have a home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. For all the complaining I hear about the government because it&lt;br /&gt;means that we have freedom of speech.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. For the parking spot I find at the far end of the parking lot&lt;br /&gt;because it means I am capable of walking and that I have been blessed&lt;br /&gt;with transportation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. For the noise I have to bear from my neighbours because it means&lt;br /&gt;that I can hear.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. For the pile of laundry and ironing because it means I have&lt;br /&gt;clothes to wear.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. For weariness and aching muscles at the end of the day because it&lt;br /&gt;means I have been capable of working hard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. For the alarm that goes off in the early morning hours because it&lt;br /&gt;means that I am stilll alive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AND FINALLY ....... for received e-mails because it means I have friends who are thinking of me, at least.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAVE A NICE DAY!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sent by : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="mailto:taxcnslt@centrin.net.id"&gt;Gunawan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-5544946809812478854?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/5544946809812478854/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=5544946809812478854' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5544946809812478854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5544946809812478854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/think-positive.html' title='Think Positive!!'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-2450565057891805196</id><published>2008-04-04T20:47:00.000-07:00</published><updated>2008-04-04T20:48:49.583-07:00</updated><title type='text'>Krupuk Mlarat</title><content type='html'>Dalam sebuah seminar "The Mindset To Success" sebuah sharing pembekalan bagi adik-adik mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang sebagian sedang menunggu saat-saat diwisuda, salah seorang adik mahasiswi mengajukan pertanyaan:"Kak, kalau setelah lulus saya ingin usaha sendiri sebaiknya usaha apa ya ?" ini satu-satunya pertanyaan dari seseorang yang rupanya ingin menjadi pengusaha selepas diwisuda sementara nyaris semua pertanyaan seputar bagaimana cara mendapatkan kerja atau bagaimana memulai karir sebagai karyawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengawali dengan menceritakan pada adik mahasiswi ini bahwa minggu lalu saat nonton sebuah acara talkshow di sebuah TV Swasta berjudul "Lepas Malam", tiba-tiba saja sang presenter top yang sedang menyebutkan daerah-daerah yang terkenal karena ada sesuatu yang menarik, misal Bali dengan pariwisatanya, Jakarta dengan tugu Monas-nya, Palembang dengan Empek-empeknya  dst. Itu terhenti meneruskan kalimatnya dan mengulang beberapa kali seraya kebingungan, "Tangerang.. Tangerang terkenal.. terkenal.. terkenal apanya ya? Halo Pak Walikota Tangerang, ada PR nih apa yang terkenal dari Tangerang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pesawat yang saya tumpangi mendarat di bandara Hang Nadim, Batam langsung terbayang Sup Ikan "Yongkee" yang pasti takkan saya lewatkan nanti malam dan ketika seorang rekan menjemput dan begitu saya duduk disofa mobil mewahnya saya langsung bertanya "Apa yang khas di Batam Pak?", "Wah.. apa ya, paling sup ikan Yongkee" jawab Pak Jadi Rajagukguk, yang ketua harian AMA Batam ini cukup kebingungan.  "Trus, ntar kalau saya pulang bawa oleh-oleh apa nih Pak?" dan nampaknya pertanyaan saya ini tetap tak terjawab dengan memuaskan.   Tapi dalam perjalanan pulang saat berjalan didalam terminal menuju pesawat saat menunggu boarding di ruang tunggu bandara, mata saya tertumbuk pada satu kios dengan beberapa etalase yang berisikan banyak macam makanan seperti lempok durian, dodol nangka, dodol nenas hingga kedondong pun dibikin dodol dan sebagian besar adalah khas daerah kepulauan Riau dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aming nama si empunya kios ternyata perantauan dari Pekanbaru yang ada di Hang Nadim ini khusus untuk berjualan makanan khas daerahnya dan ternyata keuntungannya lebih dari cukup untuk membayar sewa kios di bandara tersebut.  Paling tidak keinginan saya membawa pulang oleh-oleh khas Batam terobati dengan membawa pulang Lempok Durian untuk dibagikan ke keluarga, tetangga dan teman-teman di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita membuat daftar nama daerah dengan khas masing-masing mulai dari Sup Ikan Yongkee Batam, Terasi Udang &amp;amp; Krupuk Mlarat Cirebon, Krupuk Kuku Macan Balikpapan Kacang Disco dan Sop Konro Makasar, Kripik Pisang dan Kopi Lampung, Empek-empek Palembang, Gudeg, Kaos Dagadu, Salak Pondoh, Soto Pak Soleh, SGPC, Geplak mBantul, Bakmie Jawa Yogyakarta, Stock Outlet dan Mie Kocok di Bandung, Kripik Kentang &amp;amp; Apel Malang, Manisan Cianjur, Lunpia, Bandeng Presto, Wingko Babat Semarang, Krupuk Udang Sidoarjo, Dodol Garut, Ukiran/Patung, Salak dan Nasi Lawar Bali, Soto Madura, Getuk Trio Magelang, Durian, Bika Ambon, Bihun Kari di Medan,  Asinan, Roti Unyil Bogor, Tape Muntilan, Brem dan Pecel Madiun, Nasi Liwet Solo, Nasi Jamblang, Nasi Lengko, Sinta Manisan Cirebon, Soto Kudus, Mangga Probolinggo, Jamur dan kacang khas Wonosobo. Dan masih banyak lagi yang bisa ditambahkan dalam deretan nama-nama diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah,  nama makanan yang mengangkat nama daerah atau sebaliknya? Hingga kini kota Muntilan di Jawa Tengah masih dipandang sebagai kota kecil dengan anekdot jika kita naik bus dari Yogyakarta ke Magelang jangan coba-coba berkedip, karena satu kedipan mata saja kota Muntilan bakal terlewatkan. Namun jika anda pergi ke Borobudur dan berhenti di kota ini sungguh sayang jika tidak meyempatkan mampir ke sebuah tempat yang bernama "Tape Ketan Muntilan" yang menjual bermacam-macam makanan khas daerah dengan produk unggulan Tape Ketan menyandang nama 'Muntilan' disamping Gudeg Yogya, Salak Bali, Apel Malang, Lunpia Semarang, Swikee Purwodadi dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian banyak makanan khas yang mengangkat nama daerahnya menjadi kita kenal ibarat Bali yang lebih dikenal daripada Indonesia karena pariwisatanya tanpa perlu merepotkan Bupati hingga Gubernur sudah bermunculan dengan sendirinya.  Atau karena kejelian entrepreneur setempat yang mengetahui adanya kebutuhan akan makanan khas daerah yang dalam perbincangan dengan seorang teman yang mengantar saya ke bandara Adisucipto di Yogyakarta tiba-tiba tersadarkan kalau arus penumpang di bandara dalam setahun terakhir ini tiba-tiba saja meningkat pesat sementara kios penjual oleh-oleh khas daerah masih bertumpuk di pusat kota atau sekitar stasiun kereta api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi.. jika adik mahasiswi ini masih belum menemukan ide usaha apa, bisa jadi makanan khas yang paling dicari atau makanan khas yang berembel-embel nama daerah mungkin bisa jadi salah satu ide usaha disamping ribuan ide usaha lain yang bisa kita temukan dengan cara sederhana dan selalu ada di sekitar aktifitas kita sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Majalah Enterpreneur Indonesia, hal-22, edisi Juli 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dikirm oleh : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="mailto:haryo@toughguy.net"&gt;haryo&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-2450565057891805196?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/2450565057891805196/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=2450565057891805196' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2450565057891805196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2450565057891805196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/04/krupuk-mlarat.html' title='Krupuk Mlarat'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-3748050385497778545</id><published>2008-03-05T03:44:00.000-08:00</published><updated>2008-07-05T05:51:47.503-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Jalan Menuju Sukses</title><content type='html'>Jalan menuju sukses TIDAK lurus&lt;br /&gt;Ada tikungan yang bernama kegagalan&lt;br /&gt;Bunderan yang bernama kebingungan&lt;br /&gt;Tanjakan yang bernama teman&lt;br /&gt;Lampu merah yang bernama musuh&lt;br /&gt;Lampu kuning yang bernama keluarga&lt;br /&gt;Engkau akan mengalami ban kempes bernama pekerjaan&lt;br /&gt;TETAPI BILA engkau memiliki ban serep bernama niat yang teguh&lt;br /&gt;dan mesin yang bernama ketekunan&lt;br /&gt;Anda Akan bisa berhasil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="gmail_quote"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Love &amp;amp; regards,  &lt;/div&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.mylivesignature.com/"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85681/riskanara/ba62d8ed3f86b0983edfe1f31f036ae2.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar Internet yuk : &lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.belajar-internet.com/"&gt;www.belajar-internet.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;About me : &lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt;&lt;span&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://mariskanara.wordpress.com/"&gt;http://mariskanara.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span class="ad"&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-3748050385497778545?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/3748050385497778545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=3748050385497778545' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3748050385497778545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3748050385497778545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/03/jalan-menuju-sukses.html' title='Jalan Menuju Sukses'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-5777774078064543276</id><published>2008-02-29T18:41:00.000-08:00</published><updated>2008-07-05T05:51:47.503-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Sebelum kamu mengeluh</title><content type='html'>Those words are very touchy, so beautiful, and can make you think that having positive thinking about our life makes it more worth.....&lt;br&gt;&lt;br&gt;1.	Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, &lt;br&gt;Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali&lt;br&gt;&lt;br&gt;2.	Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, &lt;br&gt;Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;3.	Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, &lt;br&gt;Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;4.	Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,&lt;br&gt;Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;5.	Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,&lt;br&gt;Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup&lt;br&gt;&lt;br&gt;6.	Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,&lt;br&gt;Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat&lt;br&gt;&lt;br&gt;7.	Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,&lt;br&gt;Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul&lt;br&gt;&lt;br&gt;8.	Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,&lt;br&gt;Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan&lt;br&gt;&lt;br&gt;9.	Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,&lt;br&gt;Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan&lt;br&gt;&lt;br&gt;10.	Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,&lt;br&gt;Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.&lt;br&gt;&lt;br&gt;11.	Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,&lt;br&gt;Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;12.	Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,&lt;br&gt;Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwakamu masih hidup ! &lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="mailto:Gundolo@altrak1978.co.id"&gt;Kiriman email dari : Gundolo Sosro&lt;/a&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-5777774078064543276?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/5777774078064543276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=5777774078064543276' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5777774078064543276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/5777774078064543276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/02/sebelum-kamu-mengeluh.html' title='Sebelum kamu mengeluh'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-4920985318411106121</id><published>2008-02-26T08:09:00.000-08:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.793-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Kisah Alergi Hidup</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya : "Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru tersenyum : "Oh, kamu sakit..".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan : "Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Alergi Hidup".&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku", kata sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi", pria itu menolak tawaran sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati ?", tanya Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, memang saya sudah bosan hidup", jawab pria itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini... Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau akan mati dengan tenang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu" . Sekali lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : "Sayang..., apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata : "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu". Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan : "Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Itulah sebabnya, ia selalu bahagia..., selalu tenang..., selalu Hidup....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-4920985318411106121?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/4920985318411106121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=4920985318411106121' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4920985318411106121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4920985318411106121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/02/kisah-alergi-hidup.html' title='Kisah Alergi Hidup'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-3943633312535259320</id><published>2008-02-26T08:07:00.000-08:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.794-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Kurir Istimewa</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;font-family:Arial;font-size:100%;color:#333333;"   &gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;"Song Huo Zhe"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana hari Jumat di sebuah kantor, tampak sebagian karyawan kurang bersemangat. Hal ini disebabkan karena sudah dekat waktunya para pegawai libur akhir pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, office boy kantor tersebut, tiba-tiba tidak masuk kerja. Padahal, ada kebutuhan mendesak untuk mengirim sejumlah dokumen penting ke relasi di luar kota , yang biasanya dikerjakan oleh si office boy tersebut. Demi menghemat waktu, maka kantor itu memutuskan menggunakan jasa kurir untuk mengirim dokumen penting tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama menunggu, nampak seseorang dari perusahaan jasa kurir yang ditugaskan datang untuk mengambil dokumen itu. Namun, sungguh pemandangan yang mengagetkan. Kurir yang datang adalah seorang yang cacat. Ia tidak mempunyai kaki. Kedua penyangga tubuhnya buntung hingga sebatas lutut. Untuk berjalan, ia menggunakan bantuan papan yang diberi roda kecil untuk menopang tubuhnya. Dengan papan itu, ia bisa berjalan sambil mengayunkan tangan. Papan itu juga berfungsi untuk menaruh barang yang akan dikirimkan oleh pelanggan jasa kurir tempatnya bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kondisi sang kurir, orang-orang di kantor itu spontan keheranan. Ada yang merasa kasihan, namun ada pula yang mengungkapkan kejengkelannya. Jengkel pada perusahaan kurir, mengapa orang cacat yang dikirim untuk tugas seperti itu. Namun, mereka juga merasa kasihan melihat perjuangan si cacat karena harus bersusah payah demi hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, rasa kasihan itu &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1193009297_0"&gt;segera&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; berubah menjadi rasa kagum sekaligus hormat. Rasa itu muncul ketika salah satu pegawai menawarkan bantuan untuk mengambilkan dokumen yang akan dikirim yang kebetulan masih berada di lantai dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, tunggu di sini saja, biar saya yang ke atas menggambilkan dokumennya untuk Mas…. Kasihan kan , mas harus mengambil ke lantai dua," sebut pegawai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan ..jangan, Pak. Biar saya sendiri yang mengambil ke atas. Sudah biasa kok. Tak perlu merepotkan Bapak. Tapi, terima kasih atas kebaikannya, " jawab kurir itu. "Nggak kok…tidak apa-apa. Tidak merepotkan. Mas tunggu di sini saja, sebentar lagi saya ambilkan ke atas...," sergah si pegawai.&lt;br /&gt;"Maaf, Pak. Bukan saya tidak mau dibantu. Tapi ini sudah tugas saya, dan saya juga sudah biasa kok. Lagi pula, kalau setiap orang membantu saya, malah saya nanti jadi pemalas dan tidak bisa berbuat&lt;br /&gt;apa-apa karena terbiasa menggantungkan diri pada bantuan orang lain," sebutnya lugu, tanpa bermaksud mengada-ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, ia pun &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1193009297_1"&gt;segera&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; memulai aksinya mengayunkan tangan dengan lincah, mendorong tubuhnya menaiki tangga satu per satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegawai yang menyaksikan kejadian itu pun terdiam dalam kekaguman. Orang cacat itu telah memberi sebuah pelajaran yang sangat berharga. Meskipun cacat, dia tidak ingin dikasihani. Meski punya kekurangan,&lt;br /&gt;dia memiliki semangat juang yang luar biasa untuk bekerja dan mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu, sungguh membuat sebagian pegawai yang tadinya bermalas-malasan merasa malu. Sebab, mereka yang bertubuh normal merasa kalah semangatnya dengan orang yang bertubuh cacat. Maka, semua pekerja di kantor itu pun &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1193009297_2"&gt;segera&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; bergegas untuk kembali menyelesaikan pekerjaannya,  kali ini dengan semangat yang menggebu-gebu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca yang berbahagia, Pada kondisi dan hal-hal tertentu, mungkin kita membutuhkan bantuan orang lain. Bahkan, kita tidak bisa hidup tanpa adanya orang lain. Sebab, kehidupan di antara manusia merupakan hidup saling ketergantungan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kita akan menjadi lemah kalau kita hidup hanya dengan menunggu, apalagi menggantungkan belas kasihan orang lain. Ingat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ren de Ben Zhi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jati diri manusia ditandai dengan keberanian bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, bagaimanapun dan apa pun kondisi kita saat ini, kita harus mampu belajar dan membangun sikap mental kemandirian. Dengan begitu, keberadaan kita di dunia ini akan mempunyai nilai tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses Luar Biasa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kurir Istimewa oleh Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-3943633312535259320?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/3943633312535259320/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=3943633312535259320' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3943633312535259320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3943633312535259320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/02/kurir-istimewa.html' title='Kurir Istimewa'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-2233885396854108331</id><published>2008-02-26T07:58:00.000-08:00</published><updated>2008-02-26T08:06:29.947-08:00</updated><title type='text'>Ternyata... Hidup itu SEDERHANA...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kebiasaan yang baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt; seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;b style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-style: italic;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;inisiatif sedikit saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Ibu menjawab: "Mengapa?"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Ana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;k menjawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hanya perlu tidak marah-marah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Petani menjawab: "Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Ternyata membina seorang anak sangat mudah,  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;cukup membiarkan dia rajin bekerja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: "Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt; yang menjawab: "Cari mulai dari bagian tengah."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt; pula yang menjawab:  "Cari di rerumputan yang cekung ke dalam."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Dan ada yang menjawab: "Cari di rumput yang paling tinggi."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: "Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;*Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-style: italic;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;setahap demi setahap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; secara berurutan, jangan meloncat-loncat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;"Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Katak di pinggir jalan menjawab: "Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita  sendiri, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-style: italic;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;cukup hindari kemalasan saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt; yang bertanya: "Mengapa engkau begitu santai?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: left;font-family:georgia;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";color:blue;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:blue;" &gt;Dia menjawab sambil tertawa: "Karena barang bawaan saya sedikit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:black;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;* Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;memiliki secukupnya saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Life is simple&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-2233885396854108331?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/2233885396854108331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=2233885396854108331' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2233885396854108331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2233885396854108331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/02/ternyata-hidup-itu-sederhana.html' title='Ternyata... Hidup itu SEDERHANA...'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-3301204326459841073</id><published>2008-02-04T06:44:00.000-08:00</published><updated>2008-07-05T05:52:21.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>10 Sifat Kepribadian</title><content type='html'>&lt;strong&gt;1. Ketulusan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya "Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak". Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Rendah Hati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Beda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Kesetiaan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan sudah menjadi barang langka &amp;amp; sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Bersikap Positif &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Keceriaan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong&lt;br /&gt;semangat orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Bertanggung Jawab &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Kepercayaan Diri &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya,  menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Kebesaran Jiwa &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kebesaran jiwa dapat dilihat dr kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Easy Going &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;10. Empaty &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Empati adalah sifat yg sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat mana yg paling menonjol dari di dalam diri Anda ,..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warm regards,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mariska Nara&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.belajar-internet.com/"&gt;www.belajar-internet.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-3301204326459841073?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/3301204326459841073/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=3301204326459841073' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3301204326459841073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3301204326459841073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/02/10-sifat-kepribadian.html' title='10 Sifat Kepribadian'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-4613415676466710980</id><published>2008-02-04T06:41:00.000-08:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.794-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>PENCURI IMPIAN</title><content type='html'>Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, sehingga dia seringkali menjadi juara di berbagai perlombaan yang diadakan. Dia berpikir, dengan apa yang dimilikinya saat ini, suatu saat apabila dewasa nanti dia ingin menjadi penari kelas dunia. Dia membayangkan dirinya menari di Rusia, Cina, Amerika, Jepang, serta ditonton oleh ribuan orang yang memberi tepuk tangan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, dikotanya dikunjungi oleh seorang pakar tari yang berasal dari luar negeri. Pakar ini sangatlah hebat, dan dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, bahkan jika mungkin memperoleh kesempatan menjadi muridnya. Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berhasil menjumpai sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah pagelaran tari. Si gadis muda bertanya "Pak, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah anda punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari ? Saya ingin tahu pendapat anda tentang tarian saya". "Oke, menarilah di depan saya selama 10 menit", jawab sang pakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi 10 menit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar. Si gadis langsung berlari keluar. Pulang kerumah, dia langsung menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada apa-apanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, dan dia lemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak pernah akan lagi menari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan dari sebuah toko di sudut jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ada sebuah pagelaran tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke pagelaran tari tersebut. Seusai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar. Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ibu bertanya ", Pak, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. Ini tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan anda bertahun-tahun yang silam. Sebegitu jelekkah penampilan saya saat itu, sehingga anda langsung pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah katapun ?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh ya, saya ingat peristiwanya. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-2 berhenti dari dunia tari", jawab sang pakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawaban sang pakar. "Ini tidak adil", seru si ibu muda. "Sikap anda telah mencuri semua impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa anda meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa menit. Anda seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Mestinya saya bisa menjadi penari kelas dunia. Bukan hanya menjadi pelayan toko !".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pakar menjawab lagi dengan tenang "Tidak .. Tidak, saya rasa saya telah berbuat dengan benar. ANDA TIDAK HARUS MINUM ANGGUR SATU BAREL UNTUK MEMBUKTIKAN ANGGUR ITU ENAK. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 menit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya juga sangat lelah setelah pertunjukkan. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda camkan, bahwa ANDA MESTINYA FOKUS PADA IMPIAN ANDA, BUKAN PADA UCAPAN ATAU TINDAKAN SAYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pujian ? Kamu mengharapkan pujian ? Ah, waktu itu kamu sedang bertumbuh. PUJIAN ITU SEPERTI PEDANG BERMATA DUA. ADA KALANYA MEMOTIVASIMU, BISA PULA MELEMAHKANMU. Dan faktanya saya melihat bahwa sebagian besar PUJIAN YANG DIBERIKAN PADA SAAT SESEORANG SEDANG BERTUMBUH, HANYA AKAN&lt;br /&gt;MEMBUAT DIRINYA PUAS DAN PERTUMBUHANNYA BERHENTI. SAYA JUSTRU LEBIH SUKA MENGACUHKANMU, AGAR HAL ITU BISA MELECUTMU BERTUMBUH LEBIH CEPAT LAGI. Lagipula, pujian itu sepantasnya datang dari keinginan saya sendiri. TIDAK&lt;br /&gt;PANTAS ANDA MEMINTA PUJIAN DARI ORANG LAIN".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah sepele. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia. MUNGKIN ANDA SAKIT HATI PADA WAKTU ITU, TAPI SAKIT HATI ANDA AKAN CEPAT HILANG BEGITU ANDA BERLATIH KEMBALI. TAPI SAKIT HATI KARENA PENYESALAN ANDA HARI INI TIDAK AKAN PERNAH BISA HILANG SELAMA-LAMANYA ...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APAKAH ANDA TERMASUK ORANG SEPERTI PENARI ITU MENGHARAP PUJIAN BARU&lt;br /&gt;BERTINDAK ATAUKAH BERTINDAK DENGAN BAIK, UNTUK PUJIAN TIDAK MENJADI MASALAH ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN ANDA AKAN HAL ITU AKAN MERUBAH SETIAP HAL YANG ANDA LAKUKAN, BAIK BAGI ORANG TUA, KELUARGA, TEMAN, MAUPUN PERUSAHAAN ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mariskanara.wordpress.com/"&gt;Mariska Nara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Belajar Internet : &lt;a href="http://www.belajar-intenet.com/"&gt;www.belajar-intenet.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-4613415676466710980?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/4613415676466710980/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=4613415676466710980' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4613415676466710980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/4613415676466710980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/02/pencuri-impian.html' title='PENCURI IMPIAN'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-860447102833715927</id><published>2008-01-31T23:11:00.000-08:00</published><updated>2008-01-31T23:22:28.389-08:00</updated><title type='text'>“The Boss is Always Right?”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0Sf4Khvuw4w/R6LGjFsdNzI/AAAAAAAAAcU/nw1FApTweQ0/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 334px; height: 218px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0Sf4Khvuw4w/R6LGjFsdNzI/AAAAAAAAAcU/nw1FApTweQ0/s400/untitled.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161906429046372146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; color: navy;"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="headline"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 10.5pt; color: navy;"&gt;Kunci Hubungan Mesra  Atasan – Bawahan di Tangan Anda!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;"&gt;Di mana pun, di  perusahaan apa pun, banyak kita mendengar keluhan tentang atasan. Bahkan, dalam  pelatihan pelatihan yang kami adakan, sudah lazim saya mendengar keluhan:  ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa kita saja sih yang diberi pelatihan  seperti ini. Atasan kitalah yang perlu mendapat pelatihan ini&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”. Atau  ” &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibu bisa tidak menyampaikan hal yang ibu  katakan tadi kepada atasan kami  juga&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;?”&lt;u1&gt;&lt;/u1&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="headline"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;"&gt;Hubungan atasan –  bawahan akan dirasakan sebagai neraka bila ada ’ketidakcocokan’. Tidak jarang  individu berencana mengundurkan diri bila  ia merasa akan terus berada dibawah  bimbingan atasan tertentu. Di lain pihak, banyakkah individu yang kemudian  benar-benar mengambil langkah mundur karena alasan atasan tertentu? Tidak juga.  Pada dasarnya bawahan tidak bisa memilih atasan, sementara atasan lebih bebas  memilih bawahan. Mau tidak mau bawahanlah yang harus menyesuaikan diri dengan  bagaimanapun kondisi atasan. Sebagai bawahan, dapatkah kita me-&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;manage&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; hubungan menjadi  mesra?&lt;u1&gt;&lt;/u1&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;o&gt; &lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="headline"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;"&gt;Teman saya  ’curhat’ dan mengatakan bahwa atasannya sangat alergik dengannya. Saya  perhatikan memang atasan tersebut lebih cepat naik darah bila dia berbuat salah  ketimbang rekan lainnya. Usul saya padanya adalah untuk meningkatkan komunikasi,  dengan cara konsisten meng-&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;update&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;  laporan, baik yang positif maupun negatif pada atasannya.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="headline"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="SV"&gt;Semula ide ini ditolak olehnya, dengan  alasan: ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ah, nanti saya dikira menjilat  atasan dan dituduh teman sebagai tukang mengadu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”. Setelah diyakinkan  bahwa komunikasi, baik laporan negatif dan positif sangat berguna bagi atasan,  ia pun mencobanya. Cara ini ternyata berhasil. Hubungan atasan dan teman saya  berubah menjadi mesra.  Jelas terlihat bahwa bawahan pun bisa mengontrol dan  merubah situasi. &lt;u1&gt;&lt;/u1&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="SV"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="headline"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="headline"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="SV"&gt;Belajar Cara  Menyampaikan Informasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="SV"&gt;Atasan punya banyak  cara berkomunikasi. Dari pengamatan saya, bawahan sering tidak merasa penting  untuk menyesuaikan cara berkomunikasi. Atasan yang ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mobile&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”, misalnya, tidak sempat membaca  laporan yang berlembar-lembar. Seni berhubungan dengan atasan adalah  mengupayakan sedemikian rupa agar komunikasi ’sampai’ pada atasan. ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya lebih suka di sms, bila ada hal yang harus saya  putuskan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”. Preferensi atasan ini yang perlu ’ditemukan’ dan  dipelajari oleh bawahan. Dalam penyampaian informasi, bawahan juga perlu belajar  membuat kerangka presentasi yang komprehensif. Gunakan ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;magic words&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”, kata-kata berbobot positif,  walaupun dalam berita terkandung informasi yang negatif.   &lt;u1&gt;&lt;/u1&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="SV"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; color: navy; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: navy;" lang="SV"&gt;Pelajari   ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Likes and Dislikes&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;” Atasan  :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="SV"&gt;Keluhan mengenai  atasan yang menganut faham ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;likes  and  dislikes&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;” bisa dijawab santai: ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;So what?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”. Setiap orang mempunyai  ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;likes and dislikes&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”. Ini  manusiawi. Setiap orang mempunyai nilai, prioritas, keluatan kelemahan dan  keahliannya masing-masing. Setiap atasan juga mempunyai preferensi pertemanan.  &lt;u1&gt;&lt;/u1&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="SV"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="SV"&gt;Kita sebenarnya bisa  menganalogikan situasi  ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;likes and  dislikes&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;” dengan rasa nyaman. Atasan bisa merasa tidak nyaman  terhadap situasi tertentu dan tentunya ia tidak akan menyukai bila di bawa ke  situasi tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="FI"&gt;Atasan pun mempunyai kebutuhan akan rasa  aman, nyaman dan kesuksesan. Bila Anda membantu atasan untuk merasa nyaman  dengan peran Anda di bawah pimpinannya, dan memastikan bahwa peran Anda memberi  kontribusi pada kesuksesannya,  ia pasti akan bersikap lebih terbuka dengan  Anda. &lt;u1&gt;&lt;/u1&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="FI"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; color: navy; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: navy;" lang="FI"&gt;Jangan Harap  Atasan Bertanggung Jawab Terhadap Hubungan Atasan – Bawahan dengan  Anda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="FI"&gt;Wewenang dan  kekuasaan  atasan yang lebih besar, sering dipersepsi  bawahan sebagai kekuatan  untuk menghukum, dan berlaku tidak “&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;fair&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;” ke bawahan. Hal ini juga disertai  anggapan bahwa atasan-lah yang harus bertanggungjawab untuk membina hubungan  baik dengan bawahan. Sebaliknya, kita perlu melihat bahwa tanggung jawab atasan  lebih besar, tugasnya lebih sulit, sehingga hubungan mesra dengannya lebih  efektif bila diupayakan dari pihak bawahan.&lt;u1&gt;&lt;/u1&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="FI"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; color: navy; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: navy;" lang="FI"&gt;Bantu Atasan  Meraih Sukses&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="FI"&gt;Ingat bahwa Anda dan  atasan berada dalam satu tim. Sukses atasan adalah sukses Anda.  Kerelaan Anda  terhadap kesuksesan atasan, akan terasa olehnya. Biasanya atasan berada dalam  posisi yang terisolasi, sehingga ia kekurangan masukan.. Jangan biarkan atasan  Anda bersikap acuh tak acuh dengan teknologi, penampilan, dan  cara  berkomunikasinya. Seorang atasan baru perlu di ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;brief&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;” mengenai rahasia umum yang beredar  di lingkungan kerja, dan cara cara informal yang biasa dilakukan diluar prosedur  standar perusahaan. ”&lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Brief&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”  bawahan seperti ini bahkan akan menghasilkan hubungan saling percaya dan nyaman  di tim Anda. Upaya untuk menjadi bagian dari solusi  atasan adalah hal yang  paling efektif untuk  membina hubungan atasan – bawahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="FI"&gt;&lt;u1&gt;&lt;/u1&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; color: navy;" lang="FI"&gt;&lt;o&gt; &lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; color: navy; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: navy;" lang="FI"&gt;Jangan Harap  Hasil Segera&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="FI"&gt;Membina hubungan  mesra dan saling percaya butuh waktu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 10.5pt; color: navy;" lang="SV"&gt;Perubahan sikap  atasan tidak terjadi dalam sekejap. Saat mengupayakan peningkatan kematangan dan  kedewasaan diri dalam hubungan atasan – bawahan, kita perlu bersabar untuk  menunggu reaksi positif atasan.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; color: navy;"&gt;&lt;o&gt; &lt;/o&gt;by:&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  Eileen Rachman, Direktur EXPERD&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;kirman email dari &lt;a href="bijaksana@yahoogroups.com"&gt;milis bijaksana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; color: navy;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color: navy;" lang="SV"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-860447102833715927?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/860447102833715927/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=860447102833715927' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/860447102833715927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/860447102833715927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2008/01/boss-is-always-right.html' title='“The Boss is Always Right?”'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0Sf4Khvuw4w/R6LGjFsdNzI/AAAAAAAAAcU/nw1FApTweQ0/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-3984528752379702004</id><published>2007-12-12T02:23:00.000-08:00</published><updated>2007-12-12T02:24:46.577-08:00</updated><title type='text'>LEPASKAN KEPALANMU</title><content type='html'>&lt;div  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Di suatu hutan  hiduplah sekelompok monyet. Pada suatu hari, tatkala mereka tengah bermain,  tampak oleh mereka sebuah toples kaca berleher panjang dan sempit yang bagian  bawahnya tertanam di tanah. Di dasar toples itu ada kacang yang sudah dibubuhi  dengan aroma yang disukai monyet. Rupanya toples itu adalah perangkap yang  ditaruh di sana oleh seorang pemburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah  seekor monyet muda mendekat dan memasukkan tangannya ke dalam toples untuk  mengambil kacang-kacang tersebut. Akan tetapi tangannya yang terkepal  menggenggam kacang tidak dapat dikeluarkan dari sana karena kepalan tangannya  lebih besar daripada ukuran leher toples itu. Monyet ini meronta-ronta untuk  mengeluarkan tangannya itu, namun tetap saja gagal.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;Seekor  monyet tua menasihati monyet muda itu: “Lepaskanlah kepalanmu atas kacang-kacang  itu! Engkau akan bebas dengan mudah!” Namun monyet muda itu tidak mengindahkan  anjuran tersebut, tetap saja ia bersikeras menggenggam kacang itu.&lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;Beberapa  saat kemudian, sang pemburu datang dari kejauhan. Sang monyet tua kembali  meneriakkan nasihatnya: “Lepaskanlah kepalanmu sekarang juga agar engkau bebas!”  Monyet muda itu ketakutan, namun tetap saja ia bersikeras untuk mengambil kacang  itu. Akhirnya, ia tertangkap oleh sang pemburu.&lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;Demikianlah,  kadang kita juga sering mencengkeram dan tidak rela melepaskan hal-hal yang  sepatutnya kita lepaskan: kemarahan, kebencian, iri hati, ketamakan, dan  sebagainya. Apabila kita tetap tak bersedia melepas, tatkala kematian datang  “menangkap” kita, semuanya akan terlambat sudah.&lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;Bukankah lebih mudah  jika kita melepaskan setiap masalah yang lampau, dan menatap hari esok dengan  lebih cerah? Bukankah dunia akan menjadi lebih indah jika kita bisa melepaskan  “kepalan” kita dan membagi kebahagiaan dengan orang lain?&lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="MsoBodyText" style="margin: 0in 0in 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Be  Happy!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-3984528752379702004?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/3984528752379702004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=3984528752379702004' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3984528752379702004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3984528752379702004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/12/lepaskan-kepalanmu.html' title='LEPASKAN KEPALANMU'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-413916407534864956</id><published>2007-12-12T01:46:00.001-08:00</published><updated>2007-12-12T01:46:30.095-08:00</updated><title type='text'>Alphabet Keberhasilan</title><content type='html'>A : Accept. Terimalah diri anda sebagaimana adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B :Believe. Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C : Care. Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D : Direct. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E : Earn.Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F : Face. Hadapi masalah dengan benar dan yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G : Go. Berangkatlah dari kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H : Homework. Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I : Ignore. Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J : Jealously. Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K : Keep. Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;L : Learn. Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M : Mind. Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N : Never. Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O : Observe. Amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan,dengarkan,dan belajar dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P :Patience. Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Q : Question. Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Respect. Hargai diri sendiri dan juga orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S : Self Confidence, Self Esteem, Self Respect. Percaya diri, harga diri, citra diri,penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T : Take.Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U : Understand. Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang dapat mengalahkan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V :Value. Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W : Work. Bekerja dengan giat, jangan lupa berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;X : X'tra. Usaha lebih keras membawa keberhasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Y : You. Anda dapat membuat suatu yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Z : Zero. Usaha nol membawa hasil nol pula&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-413916407534864956?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/413916407534864956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=413916407534864956' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/413916407534864956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/413916407534864956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/12/alphabet-keberhasilan.html' title='Alphabet Keberhasilan'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-3774545934480145465</id><published>2007-11-28T01:08:00.000-08:00</published><updated>2007-11-28T01:10:25.588-08:00</updated><title type='text'>Saringan Tiga Kali</title><content type='html'>Di jaman Yunani kuno, Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanannya yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suatu hari seorang pria berjumpa dengan Socrates dan berkata, "Tahukah anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman anda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Tunggu sebentar," jawab Socrates. "Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin anda melewati sebuah ujian kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Kali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Saringan tiga kali?" tanya pria tersebut. "Betul," lanjut Socrates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Sebelum anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, mungkin merupakan ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan anda katakan. Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Saringan yang pertama adalah KEBENARAN&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt; Sudah pastikah anda bahwa apa yang anda akan katakan kepada saya adalah benar?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Tidak," kata pria tersebut,"sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukannya kepada anda". "Baiklah,"&lt;br /&gt; kata Socrates. " Jadi anda sungguh tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sekarang mari kita coba &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;saringan kedua yaitu :KEBAIKAN&lt;/span&gt; Apakah yang akan anda katakan kepada saya mengenai teman saya adalah sesuatu yang baik?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Tidak, sebaliknya, mengenai hal yang buruk". "Jadi," lanjut Socrates, "anda ingin mengatakan kepada saya sesuatu yang buruk mengenai dia, tetapi anda tidak yakin kalau itu benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Anda mungkin masih bisa lulus ujian selanjutnya,yaitu: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEGUNAAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Apakah apa yang anda ingin beritahukan kepada saya tentang teman saya tersebut akan berguna buat saya?" "Tidak, sungguh tidak," jawab pria tersebut. "Kalau begitu," simpul Socrates," jika apa yang anda ingin beritahukan kepada saya... tidak benar, tidak juga baik, bahkan tidak berguna untuk saya, kenapa ingin menceritakan kepada saya ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebuah panah yang telah melesat dari busurnya dan membunuh jiwa yang tak bersalah, dan kata- kata yang telah diucapkan yang menyakiti hati seseorang, keduanya tidak pernah bisa ditarik kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jadi sebelum berbicara, gunakanlah Saringan Tiga Kali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-3774545934480145465?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/3774545934480145465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=3774545934480145465' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3774545934480145465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/3774545934480145465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/11/saringan-tiga-kali.html' title='Saringan Tiga Kali'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-8691863236121063003</id><published>2007-11-28T01:05:00.000-08:00</published><updated>2007-11-28T01:06:08.053-08:00</updated><title type='text'>Mengapa Beruang Tumbuh Menjadi Besar....</title><content type='html'>Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dgn sabar ditepi sungai deras, waktu itu memang tidak sedang musim ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pagi ia berdiri disana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air.&lt;br /&gt;Namun,tak satu juga ikan yg berhasil ia tangkap. Setelah berkali-2 mencoba, akhirnya..hup .. ia dpt menangkap seekor ikan kecil.&lt;br /&gt;Ikan yang tertangkap menjerit-2ketakutan, si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, "Wahai beruang, tolong lepaskan aku."&lt;br /&gt;"Mengapa ?: tanya beruang.&lt;br /&gt;"Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-2 gigimu," rintih sang ikan.&lt;br /&gt;" Lalu kenapa?" tanya beruang lagi.&lt;br /&gt;"Begini saja,tolong kembalikan aku ke sungai, setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar, di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku utk memenuhi seleramu." kata ikan.&lt;br /&gt;"Wahai ikan, kau tahu kenapa aku bisa tumbuh begitu besar?" tanya beruang "Mengapa," ikan balas bertanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;"Karena aku tidak pernah menyerah walau sekecil apapun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan !" jawab beruang sambil tersenyum mantap. "Ops !" teriak sang ikan.&lt;br /&gt;Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat kita harus berucap :"Ohhhh... andaikan aku tidak menyia2kan kesempatan itu dulu ..!!!?.&lt;br /&gt;Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan;....&lt;br /&gt;Disaat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; ....&lt;br /&gt;Di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; ....&lt;br /&gt;Dan dalam kondisi terburukpun selalu ada kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi kesempatan yang besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-8691863236121063003?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/8691863236121063003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=8691863236121063003' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/8691863236121063003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/8691863236121063003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/11/mengapa-beruang-tumbuh-menjadi-besar.html' title='Mengapa Beruang Tumbuh Menjadi Besar....'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-678123163160866767</id><published>2007-11-28T00:17:00.000-08:00</published><updated>2007-11-28T00:18:26.280-08:00</updated><title type='text'>Katak dalam Tempurung</title><content type='html'>Seekor katak lama terkurung dalam suatu tempurung kelapa.&lt;br /&gt;Suatu hari ia berhasil keluar dari tempurung yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perjalanan dia bertemu dengan katak lain, namun dia heran mengapa katak itu bisa lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.&lt;br /&gt;Dengan penasaran dia bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku,padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?"&lt;br /&gt;Katak itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Dimanakah kau tinggal selama ini?&lt;br /&gt;Semua katak yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu si katak baru tersadar bahwa selama ini tempurung itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi katak lain yang hidup di alam bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan katak tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman,tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda bahwa harimau "sang raja hutan" yang sangat kuat bisa diikat hanya dgn tali yang terikat pada pancang kecil? Harimau sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada "sesuatu" yang mengikat kaki nya, padahal "sesuatu" itu bisa jadi hanya seutas tali kecil.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami.&lt;br /&gt;Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin kita capai.&lt;br /&gt;Sakit memang, lelah memang,tapi jika kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.&lt;br /&gt;Pada dasarnya, kehidupan kita akan lebih baik kalau kita hidup dengan cara hidup pilihan kita sendiri, bukan dengan cara yang di pilihkan orang lain untuk kita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-678123163160866767?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/678123163160866767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=678123163160866767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/678123163160866767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/678123163160866767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/11/katak-dalam-tempurung.html' title='Katak dalam Tempurung'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-6532797675087431369</id><published>2007-11-27T21:31:00.000-08:00</published><updated>2008-07-05T05:54:24.794-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Bijak'/><title type='text'>Karyawan Favorit</title><content type='html'>DR. Tony Zeiss, melalui risetnya telah mengidentifikasi karakteristik karyawan atau calon karyawan yang paling diminati. &lt;br /&gt;Sikap positif adalah karakteristik yang terpenting.  Karyawan yang paling sering dipromosikan umumnya adalah yang berprestasi dan memperlihatkan perilaku yang baik sebagai anggota perusahaan dan berkomitmen terhadap organisasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset lebih lanjut menunjukkan bahwa promosi terjadi bagi karyawan&lt;br /&gt;yang memandang masalah organisasinya sebagai masalahnya sendiri.  &lt;br /&gt;Kemampuan untuk mendorong hubungan kerja yang positif dan memimpin rekan kerja lainnya berkontribusi terhadap sukses berkarir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang hidupnya bahagia lebih sering dipromosikan ketimbang orang-orang yang bermasalah apalagi negative thinker selain fisik mereka yang lebih sehat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerja-pekerja dibawah usia tigapuluh tahun umumnya `happy' dengan pekerjaan mereka daripada kelompok usia lainnya.  Karyawan yang punya banyak anak juga berpotensi masuk dalam kelompok negative.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seratus persen dari 600 eksekutif top dalam suatu studi yang diadakan oleh Hodge Crouin and Associates pada tahun 1994 meyakini bahwa humor berpengaruh positif terhadap bisnis mereka dan Sembilan puluh lima persen mengatakan kalau dari segala sisi sama nilainya, mereka memilih merekrut calon karyawan yang punya rasa humor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hubungan langsung antara sikap karyawan, kepuasan pelanggan dan turn over karyawan serta kesamaan sikap karyawan dalam mempengaruhi moral serta produktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil-hasil ini tidaklah terlalu mengherankan, tetapi kadang kita lupa sesuatu yang sudah jelas: "Sikap positif berpengaruh positif terhadap kehidupan anda".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-6532797675087431369?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/6532797675087431369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=6532797675087431369' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/6532797675087431369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/6532797675087431369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/11/karyawan-favorit.html' title='Karyawan Favorit'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-1204576665759037984</id><published>2007-11-07T21:55:00.000-08:00</published><updated>2008-07-05T05:52:21.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>6 Tips Tampil Percaya Diri</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;BERDIRI      TEGAK&lt;/b&gt;, Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah merubah penampilan,      berdirilah yang tegak, busungkan dada dan coba tampillah sempurna. Pokoknya      jangan sampai kelihatan lecek dech, soalnya penampilan seseorang akan menentukan      penilaian orang lain, buatlah kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah      anda.    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;BERSIKAP      ASERTIF&lt;/b&gt;, Mulai sekarang cobalah merubah sikap, jadilah orang yang      tahu kapan harus berkata tidak dan kapan berkata ya. Coba sekali-kali untuk      tidak terlalu membayangkan orang lain akan berkomentar apa tentang diri kamu.      Dan jangan takut bikin perubahan.    &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;OBYEKTIF      MENILAI DIRI SENDIRI&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;.&lt;/span&gt; No body's perfect, nggak ada orang lain di      dunia ini yang sempurna, dan nggak ada juga orang di dunia ini yang benar�      nggak berguna. Karenanya jujurlah menilai diri sendiri, jangan selalu menganggap      dirimu tidak mampu dan orang lain selalu lebih unggul. Semuanya sama meski      punya keahlian yang berbeda, jadi buat apa minder....??? Nggak ada untungnya.         &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;BUANG      RASA TAKUT&lt;/b&gt;. Biasanya orang yang gak pede selalu kesulitan untuk      mengungkapkan siapa dirinya pada orang lain. Cara mudah untuk berani menghadapi      oarang lain adalah menatap mata lawan bicara kita, tapi jangan memandanginya.      Menatap lain dengan memandang, kalau memandang biasanya kamu memperhatikan      lawan bicaramu, bagaimana cara bicaranya, bagaimana mimik wajahnya. Boleh      saja seperti itu asal jangan kelewatan, apalagi kalo sampi ngiler nggak karuan.         &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;SEDIKIT      BASA BASI&lt;/b&gt;. Cobalah untuk bersikap basa basi, tapi jangan sampai      basi beneran karena akan membosankan. Tidak semuanya basa-basi itu jelek kok,      untuk meningkatkan rasa percaya diri kemu boleh juga mencobanya.   &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);" &gt;&lt;b&gt;BICARALAH      YANG LUGAS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;.      salah satu ciri orang yang kurang pede adalah tidak bicara secara lugas, selalu      muter�. Dan biasanya terlalu banyak berkata, eeeeeeeeeeeeeeeeeeeee, anu dan      yang sejenisnya, misalnya. " saya akan eeeee, anu, saya kan anu......".  &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;SELAMAT    MENCOBA. JUST TOBE YOUR SELF! &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-1204576665759037984?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/1204576665759037984/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=1204576665759037984' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1204576665759037984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/1204576665759037984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/11/6-tips-tampil-percaya-diri.html' title='6 Tips Tampil Percaya Diri'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-2402182963711755432</id><published>2007-11-05T03:37:00.000-08:00</published><updated>2007-11-05T03:39:34.635-08:00</updated><title type='text'>Be the Best !!!</title><content type='html'>Di dalam masyarakat terutama di negara berkembang, banyak sekali masyarakatnya yang terjangkit &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;penyakit mitos - mitos yang menyesatkan&lt;/span&gt;. Di antara mitos itu adalah: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mitos pendidikan,&lt;/span&gt; 'saya tidak bisa sukses karena pendidikan saya rendah'. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mitos nasib&lt;/span&gt;, 'biar berjuang bagaimanapun, saya tidak mungkin sukses karena nasib saya memang sudah begini dari sononya'. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mitos kesehatan&lt;/span&gt;, merasa diri tidak kuat secara fisik. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mitos usia&lt;/span&gt;, 'ini pekerjaan untuk anak muda, saya terlalu tua untuk pekerjaan ini'. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mitos gender&lt;/span&gt;, 'jelas aja bisa, dia kan perempuan sayakan pria' atau sebaliknya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mitos shio&lt;/span&gt;, 'dia shio macan memang bisa sukses, saya kan shio babi' dan lain sebagainya. Dan penyakit mitos - mitos lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mitos - mitos itu telah dijadikan pedoman hidup, maka nasib kita akan sulit berubah. Sikap mental negatif seperti di atas, jelas merupakan pengertian yang salah. Apalagi jika sudah masuk ke alam bawah sadar kita, maka akan membawa dampak sangat negatif dalam kehidupan kita secara menyeluruh. Membuat kita kalah dan gagal sebelum berjuang!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memasuki dunia bisnis, ada dua mitos yang berpengaruh paling besar, yaitu masalah modal dan pendidikan. Saya justru tidak memiliki keduanya saat memulai usaha dulu. Yang saya miliki hanyalah ide membuat kartu kata - kata mutiara dan keberanian untuk mencoba. Saya memiliki kemampuan kungfu, dan potensi diri itulah yang saya manfaatkan. Saya mengajar kungfu secara privat untuk mendapatkan modal awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya berangkat tanpa modal, tanpa uang, tanpa pendidikan formal yang memadai, tapi mana yang mendahului usaha saya? Ide! Dan keyakinan bahwa saya bisa sukses, saya berhak untuk sukses! Dengan pemahaman itu, muncul keberanian untuk mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penolakan-penolakan dan melalui proses perjuangan yang luar biasa ulet, ulet, dan ulet, usaha itu baru bisa berkembang baik. Kegagalan dan penolakan adalah konsekuensi dari setiap keputusan yang kita ambil. Kita hanya punya dua pilihan, berhasil atau gagal. Kuncinya dalah action dan mental yang positif. Sebab kedua pilihan itu bisa jadi 'benar' karena di balik setiap kegagalan terdapat proses pendidikan, sebuah pelajaran untuk kita berbuat dan bertindak lebih bijak di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata - kata mutiara yang sering saya ucapkan: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Harga sebuah kegagalan dan kesuksesan bukan dinilai dari hasil akhir, tetapi dari proses perjuangannya"&lt;/span&gt;. Jika itu disadari oleh semua orang, maka tidak ada lagi yang namanya larut dalam frustasi, kecewa, depresi, apatis, kehilangan motivasi, apalagi putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TETAP MENJADI YANG TERBAIK.&lt;/span&gt; Memang bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Perlu motivasi yang kuat, komitmen pada tujuan, serta melewati proses latihan dalam praktek kehidupan yang nyata. Sebagai manusia yang mengerti, menyadari, dan dapat berpikir jernih, maka kita harus bisa dan berani menentukan sikap dengan segenap tenaga, waktu, dan pikiran untuk tetap mengembangkan diri semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu untuk memelihara motivasi diri bisa dipelajari oleh siapa pun. Salah satu latihan yang paling mudah untuk menguatkan diri sendiri adalah melakukan self talk. Kita gali potensi - potensi positif dalam diri kita dengan melakkukan dialog dengan diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinkan bahwa diri kita memiliki kemapuan untuk sukses. Jika orang lain bisa sukses, kita pun mempunyai hak untuk sukses sama seperti mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan kepada Tuhan, serta doa dan praktek dalam kehidupan ini merupakan upaya yang mampu memberikan kekuatan motivasi diri yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap mental lain yan perlu kita pelihara adalah menyadari bahwa sukses yang kita raih bukan hanya sekedar mengandalkan diri sendiri, selalu ada andil orang lain di dalamnya. Rendah hati adalah kata kuncinya, tetapi sebaliknya, tidak rendah diri pada saat mengalami kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian tidak hanya semakin dewasa dalam mengarungi kehidupan ini, yang pasti kualitas kehidupan kita akan semakin baik, semakin sukses, yang pada akhirnya akan bermanfaat pula bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASTIKAN menjadi yang terbaik !!!&lt;br /&gt;BE THE BEST!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=================================================&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-2402182963711755432?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/2402182963711755432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=2402182963711755432' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2402182963711755432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/2402182963711755432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/11/be-best.html' title='Be the Best !!!'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-525816935128185906.post-6358071875940280047</id><published>2007-11-05T01:13:00.000-08:00</published><updated>2007-11-05T01:15:08.460-08:00</updated><title type='text'>4 Kualitas Pemimpin yang Handal</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Empat Kualitas yang Diperlukan untuk Menjadi Seorang Pemimpin yang Handal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;oleh: DR.David Yonggi Cho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Tanggung jawab kepemimpinan bukanlah sesuatu hal yang dapat dijalankan dengan mudah. Tetapi, semakin besar tanggung jawab kepemimpinan itu, semakin besar pula penghargaan yang diberikan jika dapat memenuhi peranan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika suatu bangsa dapat memilih para pemimpinnya dengan baik, maka bangsa tersebut akan berkembang dan menjadi negara yang besar. Tetapi, jika salah memilih pemimpin, bangsa tersebut akan menuju kehancuran. Keberhasilan dan jatuhnya suatu negara berada di tangan para pemimpinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sama halnya seperti dalam dunia bisnis. Tidak peduli betapa hebatnya kemampuan para pekerja di suatu perusahaan, jika kepemimpinannya kurang, maka perusahaan tersebut akan segera mengalami kebangkrutan. Tetapi, jika sang pemilik atau para direksi menyediakan suatu kepemimpinan yang handal, maka perusahaan tersebut akan berkembang dan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang biasa cenderung untuk meniru para pemimpinnya. Mereka mulai meniru para pemimpinnya bukan hanya dalam hal penggunaan kata-kata dan kelakuan, tetapi mereka juga meniru cara berpikir para pemimpin mereka. Coba kita lihat komunitas milist (mailing list). Jika pemimpin milist ini handal, maka seluruh komunitas milist ini akan meningkat hari demi hari. Sebaliknya, jika komunitas milist ini kurang dalam hal kepemimpian maka komunitas milist ini akan mengalami banyak penurunan.&lt;br /&gt;Ada empat kualitas yang dapat membantu kita untuk mengembangkan kepemimpinan kita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, untuk menjadi seorang pemimpin yang handal, kita harus dengan cepat memahami kebutuhan orang-orang dan memenuhinya. Sebagai contoh, seorang pedagang harus dengan cepat memahami kebutuhan para produsen, konsumen dan situasi terkini dalam pendistribusian order agar dapat meraih sukses dalam bisnisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melakukan suatu bisnis di pasar dunia, perluasan kapasitas produksi tidak akan menjamin kesuksesan dalam bisnis kita. Ketika melakukan produksi, kita harus memahami dan menganalisa status produksi dari barang-barang di seluruh dunia dan berdasarkan itu kita harus mencocokkannya dengan pabrik kita. Hanya analisa yang teliti dan pemahaman yang sepenuhnya yang dapat membawa kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti hal di atas, mereka yang kurang memiliki kemampuan dalam memahami dan menganalisa kebutuhan orang lain tidak dapat menjadi seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus terus menerus tanggap dan harus bisa menganalisa. Apa yang dibutuhkan pasar? Apa yang sedang mereka pikirkan? Dalam hal apa mereka membutuhkan pembaharuan? Pertanyaan-pertanyaan ini harus selalu ada di dalam pikiran para pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, untuk menjadi seorang pemimpin yang handal, kita harus memiliki kemampuan untuk membuat orang lain sukses. Di antara berbagai macam tipe pemimpin, ada tipe pemimpin otoriter. Para pemimpin otoriter tidak mempedulikan ide-ide atau pendapat dari orang yang berada di bawahnya. Para pemimpin tipe ini menyuruh orang-orang agar mematuhi perintah-perintahnya. Mereka ini akan memanfaatkan bawahan mereka, lalu mengabaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe lainnya yaitu tipe pemimpin mekanis. Mereka ini sangat terikat dengan aturan-aturan yang mereka ikuti. Tipe pemimpin seperti ini telah kehilangan rasa kemanusiaannya dan menjadi mesin virtual. Pemimpin seperti ini tidak dapat membantu orang lain agar menjadi sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pemimpin yang dengan senang hati membantu orang lain agar menjadi sukses. Menolong orang lain bukan berarti mengambil orang-orang dari jalanan dan mentoleransi kemampuan mereka yang kurang. Seorang pemimpin yang mampu membantu orang lain agar menjadi sukses mula-mula harus mampu mengevaluasi orang lain, kemudian mengarahkan mereka kepada tanggung jawab yang sesuai dengan kemampuan mereka. Dengan demikian, mereka dapat bekerja dengan senang dan mendapatkan kesempatan untuk dipromosikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memastikan bahwa orang yang tepat telah ditempatkan di tempat yang tepat merupakan tanggung jawab seorang pemimpin. Untuk melakukan hal ini, seorang pemimpin harus mempunyai minat dan fokus yang tetap terhadap orang-orang yang mereka pimpin. Dengan melihat talenta yang berbeda-beda di dalam diri tiap-tiap orang, seorang pemimpin harus mampu mendorong mereka untuk mengembangkan talentanya. Apabila sang pemimpin menemukan bahwa seseorang sedang berusaha dan sedang berjuang dengan pekerjaan yang sebenarnya tidak cocok untuknya, maka pemimpin tersebut harus mencarikannya pekerjaan baru. Sedangkan terhadap orang-orang yang kurang mempunyai kemampuan, sang pemimpin harus mendorong dan mengajari mereka sehingga mereka menjadi mampu untuk melakukan pekerjaannya. Kita semua harus mempraktekkan kepemimpinan yang seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, untuk menjadi seorang pemimpin yang handal, kita harus selalu memiliki semangat untuk mempelopori dan harus selalu bergerak maju. Kebanyakan orang hanya diam di tempat, mereka hanya berusaha agar keadaan tetap seperti itu. Ini dikarenakan mereka lebih memilih untuk amannya saja daripada hidup dalam ketidakpastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila seorang pemimpin hanya mencari rasa aman saja sewaktu ia memimpin suatu kelompok, maka ia telah kehilangan tujuannya sebagai seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang handal harus mempunyai sifat petualang dan agresif. Ide-ide baru harus dipikirkan dan diterapkan meskipun ide-ide tersebut mungkin mengakibatkan ketidakpastian dan membawa bahaya. Pertumbungan dan perkembangan selalu diikuti oleh sejumlah bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemimpin harus terus mengembangkan dan memperluas dirinya agar dapat menjadi pemimpin yang lain daripada yang lain. Saya telah mendapatkan banyak kesempatan untuk bertemu dengan para pemimpin yang terkenal di dunia dan berbicara dengan mereka. Saya telah menemukan bahwa mereka semua mempunyai satu persamaan yaitu: mereka semua terlihat sedikit fanatik di dalam beberapa hal tertentu. Mereka kadang-kadang mengatakan hal-hal yang sulit dimengerti dengan sudut pandang biasa. Mereka semakin menjauh dari realita dan menemukan hal-hal yang baru untuk dikerjakan. Oleh karena itu, orang-orang yang benar-benar berpegang pada realita akan mengalami kesulitan untuk memahami mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi seorang pemimpin yang handal, pikiran kita harus lebih maju daripada orang lain, dan kita harus menjadi pemimpin yang selalu bekerja keras.Oleh karena itu, kita harus memiliki gol yang jauh ke depan dan berusaha keras untuk meraihnya dengan segala usaha. Maka kita dapat menjadi pemimpin-pemimpin yang handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang keempat, untuk menjadi seorang pemimpin yang handal, kita harus menginvestasikan semua usaha kita untuk pengembangan diri. Kita harus membayangkan seberapa banyak kita telah mengembangkan dan meningkatkan diri sejak tahun lalu sambil bertanya, "Apa yang bisa saya lakukan untuk menjadi seorang pemimpin yang lebih baik lagi? Bagaimana caranya agar saya dapat menjalankan tugas saya sebagai pemimpin dengan lebih efektif?". Selain itu, kita harus melakukan yang terbaik untuk pengembangan diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghabiskan banyak energi untuk melakukan pengembangan dan peningkatan diri. Saya selalu berpikir tentang bagaimana meningkatkan diri saya sendiri dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah para CEO atau para eksekutif perusahaan. Tentu saja mereka sangat sibuk dengan pekerjaan mereka. Tetapi jika kita melihat mereka lebih dekat, kita akan terkejut karena kita akan menemukan bahwa mereka banyak menghabiskan waktu mereka untuk mengembangkan dan meningkatkan diri. Ketika kita tidak bisa merefleksikan pada diri kita sendiri untuk menemukan kelemahan-kelemahan yang perlu dikuatkan, maka kita akan menemukan bahwa kita tidak akan mampu memimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita mengikuti panduan ini, maka kita pasti akan menjadi pemimpin-pemimpin yang handal dan kita akan mampu memimpin orang-orang yang berada di bawah kita secara efektif dan bijaksana agar mereka dapat mencapai kesuksesan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/525816935128185906-6358071875940280047?l=klinikotak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://klinikotak.blogspot.com/feeds/6358071875940280047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=525816935128185906&amp;postID=6358071875940280047' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/6358071875940280047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/525816935128185906/posts/default/6358071875940280047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://klinikotak.blogspot.com/2007/11/4-kualitas-pemimpin-yang-handal.html' title='4 Kualitas Pemimpin yang Handal'/><author><name>Ivan Shurex</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh3.googleusercontent.com/-97k6CXJkMEQ/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAA_g/4Xg6uZAp5yo/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
